We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
"Ketua OSIS dan Gadis Ribut Itu"

"Ketua OSIS dan Gadis Ribut Itu"

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 9, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Arka, ketua OSIS SMA Garuda, terkenal karena sifatnya yang disiplin, dingin, dan tegas. Semua orang segan padanya. Tapi semuanya berubah sejak dia sering berurusan dengan Keyla - siswi aktif yang bawel, cerewet, suka ikut campur, tapi... diam-diam peduli. Awalnya Arka terganggu, tapi tanpa sadar, dia mulai menunggu suara ribut itu setiap hari. Sementara Keyla? Dia gak sadar bahwa cowok super dingin yang sering dia ocehin itu... lagi belajar jatuh cinta diam-diam. [mohon jangan dihujat,baru pertama kali buat cerita kek gini😭🙏]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines