Menanti Reda

Menanti Reda

  • WpView
    LECTURAS 124
  • WpVote
    Votos 37
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, feb 20, 2025
Arvin Ganendra selalu percaya bahwa beberapa orang memilih menyimpan lukanya sendiri. Tidak semua kenangan perlu diungkit, tidak semua kebenaran siap untuk dihadapi. Sarah Nadira adalah salah satunya. Gadis itu menjaga jarak, membangun tembok yang sulit ditembus. Arvin tidak bertanya, tidak memaksa-ia hanya ada di sana. Tapi apakah kehadiran seseorang cukup untuk meredakan rasa sakit yang tak terlihat? Semakin Arvin mencoba memahami, semakin jelas bahwa Sarah menyembunyikan sesuatu. Sebuah rahasia yang selama ini ia kubur dalam-dalam. Dan saat kebenaran itu terungkap, akankah Arvin tetap berada di sisinya, atau justru ikut terseret dalam luka yang ia sendiri tak pahami? ✨ Menanti Reda-kisah tentang kehilangan, harapan, dan keberanian menghadapi kenyataan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Equinox
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • HILANG [Segera Terbit]
  • Naura & Lukanya
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • HANYA AKU DAN KAMU

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido