BILA LANGIT MEMANGGILMU

BILA LANGIT MEMANGGILMU

  • WpView
    Reads 384
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 14, 2025
Devan Antonio Janendra, pewaris Janendra Company, adalah pemuda dingin yang hidup dalam bayang-bayang luka. Ayahnya, Romi Antonio Janendra, tak pernah menganggapnya, selalu membandingkannya dengan kedua kakaknya, Zauren dan Ziko, yang dianggap sempurna. Hidup Devan bagaikan hujan tanpa pelangi, penuh kelam tanpa kebahagiaan. Ketika penyesalan sang ayah datang, semuanya sudah terlambat-Devan telah pergi, meninggalkan duka tak berujung. ! cusss langsung baca aja!!!!!!
All Rights Reserved
#574
pewaris
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejenak Luka
  • [Transmigrasi] "Who Am I?"
  • Devon [END]
  • Abisheva Jeevanandra
  • Rainbow
  • Tumbuh dengan Luka [END]
  • 0°Celcius [End]
  • TROUBLE [TELAH TERBIT] ✅
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • IGNIS

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Naraka tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Naraka tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Naraka menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Naraka di hidup mereka. Karena Naraka cacat. Penuh cela. Naraka dibenci. Naraka disiksa. Naraka ditinggal. Naraka tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Naraka bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines