Bunga Sakura

Bunga Sakura

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 14, 2025
Namaku REZA aku adalah pengangguran yang sangat beruntung sepertinya, kenapa? gimana gak beruntung ketika punya paman yang tinggal di Jepang. Alhasil aku yang nganggur dibawa ke jepang untuk kerja, hati ku sangat senang bisa dapet kerja dan udah gak jadi NEET lagi hehe. Dan yah ketika kita memikirkan jepang harusnya kita tahu disini banyak yang cantik² kiw😁... Dan ini adalah kisahku hidup dijepang yang mana aku memiliki impian untuk menikahi WAIFU!!!. Dan etdah, pas dah sampe dijepang gue malah ketemu cewek yang....
All Rights Reserved
#157
wibu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unplanned marriage
  • A Day In My Love
  • Tentang Ashel
  • TAK AKAN MENINGGALKANMU
  • Istri Cadangan
  • philopobhia
  • Menjadi Pengganti
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Langkah Dalam Kebetulan

Revalda Riza Renata Ia anak perempuan yang dilahirkan dari keluarga yang humoris. Mempunyai dua kakak laki laki yang tingkat warasnya setengah. Garis takdir yang membuatnya dijodohkan oleh kedua orang tua nya. Lelaki itu bernama Abrar Narazka Pratama Lelaki romantis dan sangat perhatian, tapi semua itu berbeda ketika ia ditinggalkan menikah dengan calon istrinya. Ia menjadi sosok yang lebih pendiam, dingin, dan jutek. "Nata, Kamu udah punya pacar?" Tanya Papa yang mengagetkan Gue dengan pertanyaannya. Jujur aja Gue gugup plus malu juga ditanya begitu di depan orang orang. "Em. Belum Pa! Kenapa? " Jawab Gue jujur. Emang bener kan Gue jomblo. "Baguslah, kalau pun Kamu punya, Papa juga bakal nyuruh Kamu Putus! " ujar Papa ngebuat Gua tegang juga gugup. Karena gimana pun juga Gue kan lagi Naksir Mantan Kakak kelas Gue. "Ta... Papa mau Kamu Nikah sama Abrar!!" "Apaa! Maksudnya gimana Pa?" Gue bingung sama yang di maksud Papa. Gue sempet menatap bola mata Baban yang juga lagi menatap ke arah Gue. "Sttt. Terima aja udah, Doi ganteng loh, tajir lagi. Kalo Gua jadi lo si Gua mau. Sayang aja Gua batangan." bisik Bang Dion di telinga kiri Gue. Setan emang Abang Gua yang satu ini, mana bisik nya di sebelah kiri, cocok udah jadi iblis. "Mayan Ta. Bisa lu porotin, ntar kalo udah kawin lu bisa minta ice cream se-kamar. Apalagi kalo lu hamil minta ini anu itu diturutin. Udah sana kawin aja lu ama dia." set an satu lagi berbisik. Siapa lagi kalo bukan Kak Rico. Kawin Kawin dikira Gua kucing. Jangan kan mikirin proses bikin debay, mikirin nikahnya aja Gua ga mau. . . . Kepoo sama kisah selanjutnya??Kalo kepo langsung aja baca, siapa tau tertarik bagi kalian. Okee

More details
WpActionLinkContent Guidelines