Sepotong Roti di Hari Minggu

Sepotong Roti di Hari Minggu

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 11, 2025
Di sebuah kota kecil yang tenang, ada sebuah toko roti mungil bernama Sweet Sunday Bakery. Setiap Minggu pagi, Arga, seorang pegawai toko roti yang pendiam, selalu memperhatikan seorang pelanggan tetap-Naya, wanita ceria yang selalu memesan roti cokelat dengan senyum hangat. Bagi Arga, Naya adalah bagian kecil dari rutinitasnya yang membosankan, namun tanpa ia sadari, senyumnya mulai mengisi kekosongan di hatinya. Namun, Naya bukan hanya sekadar pelanggan biasa. Di balik cerianya, ia menyimpan rahasia besar-sebuah alasan mengapa ia begitu menghargai hal-hal kecil dalam hidup. Suatu hari, Arga menemukan buku harian Naya yang tertinggal di meja toko. Isinya sederhana: daftar kebahagiaan kecil yang ia temukan setiap hari. Salah satu entri itu berbunyi: "Pria kasir toko roti dengan senyum yang diam-diam membuatku nyaman." Didorong oleh rasa penasaran dan keberanian yang tak biasa, Arga memutuskan untuk mendekati Naya. Lewat sepotong roti sederhana yang ia hias dengan pesan manis, hubungan mereka perlahan terjalin. Tapi semakin ia mengenal Naya, semakin ia sadar bahwa waktu mereka bersama mungkin tidak akan berlangsung lama.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Different Taste (COMPLETE)
  • Still And Deep
  • MAHASISWA YANG JATUH HATI
  • Patissier & Chocolatier (TAMAT)
  • Kedrick's Version Without You
  • Tanaya
  • Sepotong Roti, Seribu Cerita
  • Di Kota Tempat Kamu Berada

Lintang pikir, itu adalah cinta. Namun kehadiran Adam membuatnya sadar bahwa tidak semua rasa yang kita anggap sempurna adalah romansa. Tetapi Dennis menolak mundur dari perasaannya. Ia perjuangan rasa yang berdentam di dada sekalipun tabu mengiringi apa yang ia damba. Ia tutup mata, walau ia paham segalanya kan berakhir percuma. Hanya sekelumit asa yang mereka pelihara. Semuanya berjalan melewati lingkaran duri yang sama. Lalu apa sebenarnya takdir mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines