Hasrat Sang Pecinta

Hasrat Sang Pecinta

  • WpView
    Dibaca 59,539
  • WpVote
    Vote 1,875
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir sekitar 13 jam yang lalu
WpInfo
Fiksi
Romansa
Cinta Segitiga
Naya tersentak, punggungnya membentur pintu sebelum mencerna apa yang terjadi. Tubuh Isaac tiba-tiba sudah menghimpitnya dan bibir pria itu menangkap bibirnya. Membawanya dalam ciuman yang dalam. Di tengah ketidak siapannya. "I-Isaac ...." Naya akhirnya mendapatkan kesempatan memanggil nama pria itu di tengah ciuman dengan memiringkan wajah. Melepaskan ciuman pria itu bersama suara tangis bayi yang terdengar dari monitor bayi. "T-tunggu se ..." "Aku tak ingin keberadaannya mengganggu hubungan kita, Naya. Apa aku sudah mengatakannya padamu? Aku mempekerjakan mereka untuk mengurusnya." Raut wajah Naya membeku dengan suara Isaac yang sedingin tatapannya. Kepalanya menggeleng pelan, bersama tangisan Aaron yang mulai berhenti. "Kupikir tiga bulan waktu yang cukup bagimu untuk terbiasa dengan kehidupan pernikahan kita, kan?" Naya menelan ludahnya yang pekat, ia butuh waktu untuk mempersiapkan hal ini dan di saat yang bersamaan tahu kalau Isaac tak butuh mengulur waktu. Napas panas pria itu berhasil membuat kedua kakinya gemetar. Pria itu benar, seharusnya tiga bulan waktu yang cukup baginya untuk mempersiapkan diri. Kepalanya mengangguk pelan, yang langsung disambut ciuman oleh Isaac. Ciuman yang lebih dalam dan lebih panas.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#2
pernikahankedua
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DEKACI
  • Sebelum Kau Mengetuk
  • Sesal Yang Terlambat
  • Single Moms (End)
  • Secret Marriage (Adult Romance 21+) TAMAT
  • SINCERE LOVE (DyShe)
  • MARRIED WITH MY FRIEND
  • Oh, My Sugarman
DEKACI

SINOPSIS " Aku tahu mas, nama kamu bukan Deka seperti yang aku kenal, kamu adalah Dika yang terkenal dipesantren sebagai santri pujaan banyak santri putri dan sekarang selamat atas pertunangan mas dengan Mbak Nabila, dia perempuan salehah seorang hafidzah, sangat cocok jika bersanding denganmu." Tukas Nissa dengan tegar dan kuat, meskipun sesungguhnya dia sangat terluka jika berhadapan kembali dengan Dika. Perjuangan Nissa masih panjang dan tidak ada waktu baginya mengenang masa lalu berlarut - larut. Sudah saatnya dia membuka lembaran baru yang lebih baik dan bisa lebih bermanfaat kedepannya. " Kamu benar Mud, aku memang pantasnya bersanding dengan Nabila dan bukan dengan gadis yang sangat aku cintai, sekarang dia adalah orang yang hebat, sedangkan aku ini siapa?" jawaban yang membuat hati Nissa rasanya perih dan teriris. " Bukan aku yang meninggalkanmu Ka, tapi kamulah yang pergi dengan tiba - tiba dari hidupku. Satu hal yang sampai sekarang masih menyisakan luka pedih dan sulit untuk aku sembuhkan." Batin Nissa, matanya pun kini mulai berkaca - kaca menahan air mata yang akan menetes. Malam itu pun berubah menjadi luka bagi Cimud dan juga Deka. Setelah lama mereka tidak berjumpa, Cimud harus menerima kenyataan jika Deka, sahabat yang sangat ia cintai akan menikah dengan orang lain. Sedangkan Deka harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah ia ucapkan kepada Romo Yai untuk menikahi keponakan beliau yaitu Nabila. Dilema dalam hati Dika semakin menjadi begitu Ia menyadari jika dalam hatinya hanya ada Nissa yang senantiasa bersemayam di dalamnya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan