We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DIARY MORA

DIARY MORA

  • WpView
    Reads 737
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 31, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
⚠️mengandung kata kasar dan tindakan keras "Jangan berubah, cantik" "Mora depresi" "Pembunuh" "Apa gw harus ikut gila, ra?" "Gw gagal" "Semua bakal baik-baik aja" "Segala hal penuh enigma" "Percaya cinta?" "Dunia terlalu menyeramkan, Mora" ______ "Garis takdir tidak pernah salah, hanya saja terlalu banyak kejutan di dalamnya" -Author Semua kehangatan hancur lebur bahkan sirna saat satu kejadian menimpa mereka Kehilangan cahaya dalam hidup mereka membuat kehidupan mereka menjadi hal yang menyeramkan Ini dia, Diary Mora no copy-copy mending kita ngopi kiw inpo mabar pou becandaaa ⚠️no copy sekali lagi kalo ada unsur kesamaan dalam bentuk apapun, author minta maaf banget dari lubuk hati yang paling dalam sedalam samudra karena itu ketidaksengajaan seperti pertemuan author dengan dia ang ang ang
All Rights Reserved
#939
anaksekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • keadilan [On going]
  • GLANCE
  • Garis Takdir Sera [ON GOING]
  • bALIKAn TogEther || HIATUS
  • When I See Them, I'll Scream [end]
  • Self Injury's(complete)✔
  • DIARY DEPRESIKU
  • Cracked Love

[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines