The Coffee Crush | On Going

The Coffee Crush | On Going

  • WpView
    Reads 1,710
  • WpVote
    Votes 164
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 20, 2026
The Coffee Crush Di hari Kavya's Cafe membuka pintunya untuk pertama kali, Falisha Lyria tak pernah menyangka bahwa satu langkah kecilnya masuk ke dalam ruangan itu akan mengubah arah hidupnya. Ia hanya berniat singgah. Memesan kopi. Lalu pulang seperti biasa. Namun ia bertemu Aksananda Kavizra---pemilik kafe dengan cara bicara yang tenang dan keyakinan yang terasa terlalu meyakinkan untuk sekadar kebetulan. Sejak awal, Aksa tak pernah terdengar ragu. Ia berbicara tentang masa depan dengan seolah-olah Falisha sudah ada di dalamnya. Dan bagi seseorang yang tak pernah benar-benar dipilih sebelumnya, kepastian itu terasa seperti rumah. Kedekatan mereka tumbuh tanpa drama. Tanpa tarik-ulur yang melelahkan. Hanya dua orang yang merasa cocok, merasa yakin, merasa seolah semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Namun semakin hari, Falisha mulai menyadari bahwa ada bagian dari cerita Aksa yang tak pernah benar-benar ia dengar. Bukan karena disembunyikan, hanya ... tak pernah diceritakan. Dan dalam setiap hubungan yang terlihat tenang, selalu ada satu hal yang tak kasatmata. Falisha percaya ia adalah awal yang baru. Tapi bagaimana jika ia sebenarnya hanya kelanjutan dari sesuatu yang belum selesai? Atau mungkin, sejak awal ... ia memang tak pernah sendirian dalam cerita itu?
All Rights Reserved
#22
falisha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • take away
  • Perempuan Pujaan Hujan
  • Just Remembrance!
  • The Last Coffee
  • S2: After Engagement ✔
  • 🌺MalVanya 🌺 [COMPLETED]
  • Berlari Untuk Menyerah [TERBIT CETAK]
take away

you take away all my burdens, all the weights that tighten my chest--why don't you take my heart away, too? "yang bekerja keras akan kalah dari yang beruntung." raysa kayana dengan kegelisahannya, akhirnya bertemu sebuah resolusi yang ia temukan berbekal keberuntungan miliknya, di sebuah kafe tempat seorang grhalintar abimala bekerja. aysa dan lintar; dari saling mengamati, berubah jadi dua orang yang duduk di satu meja, berkonversasi. [lowercase intended] [romance, slice of life, campus life] © 2020 all rights reserved by fluoresens. [cover photo belongs to its rightful owner.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines