Story cover for Raniaku by zeeasoony
Raniaku
  • WpView
    Reads 109,839
  • WpVote
    Votes 4,386
  • WpPart
    Parts 34
  • WpView
    Reads 109,839
  • WpVote
    Votes 4,386
  • WpPart
    Parts 34
Ongoing, First published Jan 08, 2025
Ketenangan membawa dua hal dibaliknya,

Ketentraman dan kenyamanan yang bisa saja menjebak. 

Lalu bagaimana dengan hidup Djatinendra jika tanpa Rania?
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Raniaku to your library and receive updates
or
#5802025
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Mengikat Hati [✓] cover
The Day You Came [END] cover
YAKIN NIKAH(?) cover
Substitute Bride [End] cover
[END] When the Stars are Tired cover
Politik Ranjang [TAMAT] cover
Menikahi Wajah yang Tak Pernah Kulihat cover
Can I Ask You a Question? (END) cover

Mengikat Hati [✓]

47 parts Complete

Paradisha dan Arvasatya. Dua manusia yang disatukan dalam ikatan pernikahan melalui sebuah perjodohan yang direncanakan oleh orang tua mereka. Perjodohan di kalangan mereka adalah hal yang biasa. Pasangan mereka ditentukan agar mereka memiliki pasangan yang berasal dari kelas sosial yang sama. Pernikahan mereka juga menjadi jaminan atas kerja sama bisnis yang terjalin, agar kedua belah pihak tidak saling melepaskan diri dari ikatan kerja sama itu dan saling membantu satu sama lain. --- "Aku mau seorang anak dari pernikahan ini" Kata-kata itu membuat Arva terkejut. Paradisha. Perempuan ini sebelumnya mengatakan jika ia bebas melakukan apapun di pernikahan ini. Lalu sekarang meminta seorang anak dari pernikahan yang akan mereka jalankan. Bukankah itu terlihat tidak sinkron? "Kamu ingin mengikatku dengan kehadiran seorang anak?" Itu yang dipikirkan Arva. Percakapannya malam itu dengan Disha menunjukkan jika perempuan ini terlihat tidak masalah dan terima-terima saja dengan pernikahan mereka. Perempuan itu mungkin saja memang menginginkan pernikahan ini. Pemikiran itu memang sedikit tidak masuk akal. Tidak ada alasan yang membuat Paradisha menginginkan pernikahan ini selain titah orang tua. ©reduyerm 2024