Buku Harianku

Buku Harianku

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 29, 2025
Buku harianku, sahabatku yang setia, Aku kembali membuka diri padamu, seperti biasa. Kau adalah tempatku bercerita, tempatku menumpahkan semua yang ada di hati, semua yang tak bisa kuutarakan kepada siapa pun. Kau seperti cermin yang menunjukkan refleksi jiwaku, yang menorehkan jejak setiap emosi yang kurasakan. Dalammu, aku bisa menjadi diri sendiri tanpa rasa takut, tanpa harus menyembunyikan rasa sakit atau gembiraku. Aku tahu, kamu tak akan menghakimi, tak akan mengejek, tak akan mengkhianati. Kau selalu ada untukku, setia mendengarkan setiap bisikan hatiku, setiap gejolak emosi yang tak terkendali. Hari ini, aku merasa sedih. Rasanya seperti dunia ini tak lagi berwarna, seperti aku terjebak dalam lautan kesunyian yang tak berujung. Tapi, saat aku membuka halamanmu, aku merasa tenang. Aku tahu, kau akan mengerti, kau akan menenangkan jiwaku yang sedang gundah. Aku akan terus menulis, bercerita, dan berbisik padamu, buku harianku. Kau adalah tempatku bersembunyi, tempatku menemukan ketenangan di tengah badai kehidupan. Terima kasih, buku harianku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • TAKDIR ALLAH [End!]
  • JANGAN PANGGIL AKU LARAS
  • Apakah Ini Arti Cinta?? [Revisi]
  • I Promise You But Not
  • UNREQUITED LOVE
  • Maaf' (Revisi)
  • Difficult To Forget//kuroken
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • RANNA

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines