TERBIT SETIAP HARI: SABTU & MINGGU/RANDOM
Ini Cuma sekedar Karangan apa adanya yang muncul disetiap anganku, Aku juga membuat cerita ini terinspirasi dari banyak elemen-elemen yang pernah kutemui dari segi (karakter, cerita, dll) yang kugabungkan dan akhirnya terciptalah cerita ini.
Dan juga, ini pertama kalinya aku membuat cerita novel (nyoba²).
Mohon maaf kalau tata bahasanya agak kurang
Karena masih belajar² merangkai kata yang baik 😀.
YAUDAH SELAMAT BACA:
Abizen Dano hidup dalam bayang-bayang masa lalunya-sebuah masa kecil yang hancur oleh pengkhianatan, sebuah kesalahan yang berujung pada kematian, dan sebuah kutukan yang memberinya dua bisikan di kepalanya. Lumin, yang membimbingnya menuju harapan, dan Rubin, yang mengingatkannya pada luka dan balas dendam. Itulah yang membuat Abizen merasa bimbang akan keputusannya.
Ketika Nikolas Hamagus, si badut kelas, menyeretnya keluar dari isolasi, dan Lyra Ascavelia, gadis pindahan, yang aneh dan menaruh perhatian misterius terhadap Abizen,
Abizen dihadapkan pada sesuatu yang sudah lama ia hindari-pilihan.
Namun, di balik setiap pertemanan, ada rahasia yang tersembunyi. Thalia Grace mengetahui kebenaran kelamnya, dan Hanna Noela, gadis ceria yang tampak polos, ternyata bukan sekadar penonton. Saat pengkhianatan, ancaman, dan bayang-bayang masa lalu mulai menghimpit, Abizen harus menentukan jalannya sendiri.
Kegelapan akan terus mengintai dan mengincar mereka
Akan tetap bersembunyi dalam kegelapan, atau melangkah untuk melawan dan menemukan jalan keluarnya?
Pada akhirnya, setiap pilihan punya konsekuensi-dan tidak ada jalan untuk kembali.
ON GOING! TRANSMIGRASI BOY
•••
Sinopsis "Fading Bloom"
Cassandra Elvira Pratami terpaksa kembali ke Indonesia setelah mendengar kabar kematian tragis adik perempuannya, Alessandra. Dipicu rasa duka dan amarah, Cassandra menyusup ke sekolah adiknya, menyamar sebagai murid baru demi menemukan dalang di balik perundungan yang membuat adiknya bunuh diri.
Namun, di balik senyuman teman-teman barunya, tersimpan rahasia kelam. Satu per satu, Cassandra membuka tabir kebohongan yang disembunyikan di balik dinding sekolah elite itu. Dalam pencarian jawabannya, Cassandra mendapati dirinya terjebak di antara permainan kekuasaan, persahabatan palsu, dan bahaya yang lebih besar dari yang ia bayangkan.
Waktu terus berjalan, dan Cassandra harus bertindak cepat sebelum kebenaran yang ia cari turut memudar seperti bunga yang layu.
________________________
"Keren."
Seutas senyum tipis mengembang tanpa di sadari Reynard. Tidak menyangka jika gadis cerewet itu bisa membuat cerita semenarik ini, bahkan dari sinopsisnya saja sudah mampu menarik rasa penasaran seorang Reynard.
Tanpa berlama-lama, Reynard mulai membaca dari halaman pertama.
5 menit.
15 menit.
35 menit.
Sampai 2 jam 40 menit, dia baru selesai membaca hampir 200 lembar.
Ini sudah jam 2 pagi, matanya juga sudah lelah namun dia belum selesai membaca novel itu, masih ada 10 lembar lagi agar habis sempurna.Sejenak Reynard menutup mata, wajar saja jika matanya terasa panas dan perih. Dia membaca novel hingga lupa waktu.
Reynard menghembuskan nafas panjang, suasana sepi rumahnya benar-benar menghipnotis mata Reynard. Terbukti saat ini dia enggan membuka mata untuk beralih ke kamar. Dia sudah terlalu malas bangun dari posisinya sekarang.
Semakin lama, Reynard semakin ingin memasuki alam mimpi, namun tiba-tiba.
"Ka!"
Reynard mendengar suara gadis, namun seperti memanggilnya?
______
BUKAN LAPAK GAY ATAUPUN BROTHERSHIP!
KARAKTER SAYA MASIH NORMAL🙏🏼
bisa bantu masukan cerita ini pada Reading list