Kata
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
ibunya dahulu memberi nama Iris dengan harapan bahwa hidup anak nya kelak akan secantik namanya, secantik bunganya. Akan kah hal itu benar terwujud? Iris tumbuh menjadi gadis periang namun penuh takut akan banyak hal. Ia rasa Ia adalah bunga cantik namun penuh duri, duri yang membuatnya takut akan banyak hal adalah dirinya sendiri, Iris sadar akan hal itu. Terlebih lagi pacarnya baru saja meninggalkannya tanpa alasan membuat Iris semakin merasa bahwa Ia tidak berharga dan memang pantas untuk ditinggalkan. Tapi akankah perasaan demi perasaan ketidaknyamanan itu berhasil Ia lewati? akankah perasaan takutnya sedikit- demi sedikit Ia hilangkan? Simak kelanjutannya................
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sebelum Kau Mengetuk
  • Beautiful Flower - Jeno x Giselle [END]
  • Terperangkap di dalam rasa yang salah
  • My Home
  • Everything
  • Purple Iris To Dandelion | GunJin ✔️
  • Truth (Edisi Revisi)
  • ZAWIL
  • Melihat Cinta dalam Gelap

Nia, seorang wanita yang berusaha menata hidupnya kembali setelah masa lalu yang penuh luka. Bersama putra kecilnya, ia membangun kehidupan baru jauh dari kota kelahirannya, membuka usaha nail art yang perlahan membawa ketenangan dan kebanggaan dalam dirinya. Meski terlihat kuat di luar, Nia menyimpan ketakutan dalam terhadap cinta dan pengkhianatan. Ia menutup hatinya rapat-rapat-bahkan kepada Roy, seorang pengusaha yang dengan sabar selalu ada untuknya. Namun perhatian dan ketulusan Roy mulai melunakkan dinding yang ia bangun selama ini. Justru saat Nia mulai menemukan ketenangan, bayang-bayang masa lalu datang mengetuk kembali. Kenangan yang selama ini dikubur muncul satu per satu, menggoyahkan keyakinannya. Di tengah keraguan itu, hadir Robby-pria berwajah tenang dengan tatapan misterius yang seolah bisa menembus luka-luka lamanya. Akankah Nia memberi kesempatan pada hatinya untuk merasakan cinta sekali lagi? Atau justru memilih bertahan dalam tembok yang ia ciptakan sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines