Story cover for 50 MM by Dellasyaff
50 MM
  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Jan 08, 2025
Ada pepatah mengatakan, bahwa hidup itu sawang sinawang-melihat dan dilihat. Tapi ada seseorang yang hanya selalu melihat, tanpa mau dilihat. Bersembunyi dibalik keindahan yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi mampu mengacaukan hati seseorang. Sampai seseorang itu menemukannya secara kebetulan yang tidak disengaja. Seseorang itu adalah Atlas Sadewa, sejenis manusia liar yang tidak pernah diam di tempat bernama bumi.

"Maaf kalau aku jelek." Ulang Regita.  
Kini Atlas mengusek telinganya. "Apaan, sih? Gue kok nggak bisa denger?" 
"Kamu apaan, sih?" Regita mengulum senyum malu.
Atlas tertawa rendah. "Lo ngomong kayak gitu karena lo nggak ngeliat pake mata gue, Ta."
All Rights Reserved
Sign up to add 50 MM to your library and receive updates
or
#65pelukis
Content Guidelines
You may also like
DANADYAKSA by KumbangPolkadot
70 parts Complete
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Samudra Untuk Bentala [END] by Bentala24
63 parts Complete
❗️SQUEL DARI AMERTA❗️ Bentala Amerta Adiwarna-atau yang lebih akrab disapa Mas Atala-adalah seorang pria berusia 27 tahun, pemilik sekaligus penerus dari sebuah perusahaan besar yang telah dibangun keluarganya sejak lama. Dari luar, ia tampak sempurna: berwibawa, tenang, dan cerdas dalam mengambil keputusan. Sikapnya selalu tertata, suaranya lembut namun tegas, dan sorot matanya kerap memberi kesan bahwa ia melihat lebih dalam daripada yang terlihat. Namun di balik citra pebisnis muda yang sukses, Atala menyimpan sisi lain yang tak banyak diketahui orang. Ia dikenal sebagai pribadi yang tertutup, lebih senang memendam perasaan daripada membagikannya secara terbuka. Ia tidak banyak bicara jika tidak perlu, dan jarang sekali menunjukkan emosi secara langsung. Ada keteduhan yang menetap dalam caranya berjalan, berbicara, bahkan menatap. Seolah hidup mengajarkannya untuk selalu memilih diam sebelum bereaksi, dan berpikir sebelum berkata. Atala mencintai hal-hal yang sederhana-buku, kopi hitam, dan senja yang tenang. Ia tidak terlalu menyukai keramaian, namun memiliki perhatian yang dalam terhadap orang-orang yang dekat dengannya. Meski ia terlihat tegar, sesungguhnya ia menyimpan kerinduan yang tak pernah ia ucapkan. Dan meskipun banyak orang mengaguminya, Atala selalu merasa bahwa ada bagian dari dirinya yang tak pernah benar-benar selesai. Ia hidup dengan disiplin dan tanggung jawab, namun sesekali, ketika ia mengira tak ada yang melihat, tatapannya terlihat kosong... seakan-akan ia sedang mencari sesuatu-atau seseorang-yang tidak ia temukan dalam semua pencapaian yang ia miliki.
You may also like
Slide 1 of 9
Satu Senja Terlambat  cover
Obstinate  cover
Behind Our Eyes  cover
The Art of Remembering You cover
Lukisan Amerta Anyura cover
DANADYAKSA cover
244 Days to Hurt You cover
Samudra Untuk Bentala [END] cover
ALESYA (END) cover

Satu Senja Terlambat

20 parts Complete

Di tengah rutinitas kantor yang membosankan, pertemuan tak terduga terjadi antara dua orang yang dulu hanya saling kenal sebatas nama-teman dari teman, tanpa jejak kenangan berarti. Tapi waktu mempermainkan takdir. Mereka kembali dipertemukan, kali ini dalam ruang yang lebih sempit: satu kantor, satu tim, satu dunia kecil yang membuat jarak di masa lalu perlahan menghilang. Seiring hari berganti, obrolan ringan berubah menjadi kebiasaan, tawa jadi penenang, dan diam jadi pengertian. Tanpa sadar, sang lelaki jatuh cinta. Namun hatinya tertahan-bukan karena kurang keberanian, tapi karena realita: perempuan itu telah memiliki seseorang yang menunggunya di altar. Ia mencintainya dalam diam, mendampinginya dalam bayang. Ia hadir dalam setiap senja, berharap waktu bisa mundur, atau setidaknya berhenti sejenak. Tapi hidup tak menunggu, dan pernikahan tetap berjalan. Di satu senja, ia sadar-ia datang terlalu terlambat. Cinta itu bukan miliknya. Dan yang tersisa hanyalah kenangan dari apa yang mungkin bisa jadi, tapi tak pernah benar-benar terjadi.