Ambrosia Rebirth: A Journey Beyond Death

Ambrosia Rebirth: A Journey Beyond Death

  • WpView
    Reads 22,360
  • WpVote
    Votes 1,968
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dark Fantasy
Fairy Tales and Mythology
Ancient Civilizations
Setiap kehidupan Mara selalu berakhir di api. Kini, reinkarnasi menyeretnya kembali ke lingkaran pria-pria yang terikat pada dirinya: iblis dengan senyum sadis, dewa jatuh yang menyimpan rahasia, druid yang terikat pada masa lampau dan manusia yang terdistorsi oleh Ambrosia. Mereka mencintainya. Mereka membencinya. Mereka ingin memilikinya. Tidak ada jalan keluar kecuali menyerah pada cinta yang bisa menyelamatkan, atau menghancurkan segalanya. "Berhenti melawan, Mara. Kau tahu tubuhmu selalu mengenal sentuhanku." "Aku pernah membunuhmu sekali... kali ini aku akan membunuh siapa pun yang menyentuhmu." "Lawan aku, Mara... biar aku punya alasan untuk mengikatmu lebih keras lagi." "Kau milik kami, bahkan jika kau memilih mati." ⚠️Warning: Romance ini beracun.
All Rights Reserved
#341
darklove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAHYA: The Hanged Lady
  • Villain Obsession
  • The Forbidden One
  • I Just Do Everything I Want
  • Only for Villainess (Tamat)
  • Velvet Shadows (END)
  • "Kael x Cedric: Simfoni Dua Kutukan"

[✓] Jiwa seorang atlet bela diri campuran terperangkap dalam dunia webtoon yang iseng dibacanya. Lalu tiba-tiba ia dijual kepada seorang penguasa yang terkutuk. Maya Pramesti tak memiliki banyak pilihan selain bertahan dalam raga Mahya Grimaldi, gadis lemah dan tertindas yang namanya bahkan tak disebutkan di cerita. "Biarkan aku pergi! Kau bahkan tak menginginkanku," desis Maya dengan bibir gemetaran, di luar kehendaknya. "Kau salah soal sesuatu." Azrael Drogan menatapnya dingin, kemudian menghampiri gadis itu. "Bukannya aku mau membiarkanmu pergi, sebenarnya aku lebih suka mematahkan kaki-kakimu supaya kau tak pernah berpikir untuk kabur. "Tapi cobalah lari, asal jangan sampai aku menemukanmu." *** Kisah romantis berubah menjadi petaka bagi Maya. Akankah Maya rela dikurung seperti tahanan meski itu merenggut kebahagiaannya? Ataukah ia terus mencoba kabur dengan mempertaruhkan keselamatan jiwanya? Lalu apa jadinya jika satu-satunya rumah baginya adalah sesosok pemuda misterius yang hidup jauh di dasar lembah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines