Aku telah tersedot ke dalam sebuah game simulasi kencan dewasa yang gelap, sebuah permainan tentang penawanan dan penderitaan yang diam-diam pernah kunikmati. Dan seolah mode "hard" saja belum cukup, aku malah menjadi sang villainess, Sarah Abbott, yang ditakdirkan mengalami kematian mengerikan setelah menyiksa sang heroine. Bukan hanya itu-aku sekarang juga terjebak bersama para male lead yang terobsesi pada heroine dan sangat membenciku. Kondisi untuk melarikan diri? Tidur dengan masing-masing dari mereka. "Kau akan merendahkan dirimu sampai sejauh itu, ya?" cibir mantan tunanganku, orang yang memutuskan pertunangan kami setelah tiba-tiba berubah pikiran. "Berhenti omong kosong dan lakukan saja apa yang seharusnya kau lakukan," geram sahabat masa kecilku, yang sudah menyatakan persahabatan kami berakhir. "Aku tidak punya waktu untuk ini. Pergilah," ujar Sang High Priest dengan dingin, orang yang selalu memandangku dengan hina. Mereka semua membenciku. Yah, perasaannya sama saja! Aku lebih baik kelaparan daripada menyentuh kalian! [Capai ending sebelum batas waktu.] [Gagal - Kematian.] ...Bercanda. Tolong, selamatkan nyawaku. Baiklah. Walaupun menjijikkan dan memalukan, aku harus merayu mereka untuk bertahan hidup. Murni demi menyelamatkan diri, aku mulai merayu para male lead dengan seluruh tenaga yang kupunya. "Kau membuatku gila. Menyiksamu seperti ini..." "Pernah melihat seseorang menjadi begitu terangsang hanya dari sedikit aroma?" "Tubuhmu begitu cabul. Kau harus dihukum." Hah? Mungkin aku ternyata lebih berbakat dalam hal ini daripada yang kukira?
Más detalles