Bakso Cinta Beda Generasi (End)

Bakso Cinta Beda Generasi (End)

  • WpView
    Reads 26,633
  • WpVote
    Votes 846
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 9, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"mbak. Mbak gak cemburu apa? Liat aku yang lagi ganteng ini digoda cewe lain?" "Mbak. Ototku banyak loh..." "Mbak. Hari ini aku ganteng loh. Lirik dong" Geovano adalah siswa SMA tuna Wira pencinta bakso, saking sukanya ia dengan bakso ia punya warung bakso langganannya sendiri. Namun bukan hal itu saja yang membuat Geovano suka membeli bakso di sana, ia pergi ke sana karena ingin melihat wanita cantik pemilik warung bakso tersebut. Penasaran sama kisahnya? Ayo saksikan 🏅2 Bakso 2025 27 jan 🎖️8 palsu 2025 6 maret
All Rights Reserved
#147
bedaumur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • CHEATING [ END ]
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • GEVANO [TERBIT]
  • Love you, jamet!
  • AKSARA
  • Gardenia | END
  • ARGEO
  • Gio Or Geo  (Terbit)
  • 365 Day's to Fall in Love

Apa jadinya jika ruang gelap yang dingin dihadapi oleh benda berkilau yang hangat? pasti menakjubkan. Gadis kecil yang awalnya ogah-ogahan pindah rumah sampai tantrum berkali-kali tetapi berubah pikiran dalam waktu beberapa hari. Lira kecil menemukan hal menarik yang membuat dirinya ingin menetap, alasannya Narendra Ezra Putra. Bocah laki-laki sebrang rumahnya yang tidak pandai bersosialisai namun sangat menawan, Lira sampai jatuh hati loh. Beranjak dewasa tidak banyak mengubah sikap Aren, tetapi hubungan dan ikatan mereka tidak bisa disepelekan. Seperti saat di sekolah menengah atas. "Lira Lira!" seorang pria dengan wajah memar dan baju kusut berjongkok dihadapan Lira yang sedang berpangku tangan, dia menatap heran. "Si Narendra itu monster, engga pandai berteman dan sekarang mau jadi preman." Nada adu domba yang pekat. Lira tersenyum lebar, matanya membentuk bulan sabit, "Benarkah?" kepalanya menoleh ke arah pintu kelas, dia menghampiri laki-laki yang berdiri tegak ditengah pintu, lalu "Hebat! Aren mulai berubah perlahan." Matanya berbinar sambil mengusap rambut Aren bangga. Satu kelas ternganga, adegan macam apa ini? Orang adu jotos malah diapresiasi, arena tinju, kah? Lira mungkin lahir dengan segudang dukungan dan cinta kasih di sekelilingnya, dia tidak akan redup hanya karena satu orang meninggalkannya. Namun, Narendra bisa kehilangan cahayanya jika Lira tidak lagi memedulikannya. #1ceritapendek (25/6/26) 22 Januari 2025💐 Cover by pinterest Edit by canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines