WAVES of REQUIEM

WAVES of REQUIEM

  • WpView
    Reads 527
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 28, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah ini berlatar belakang tragedi gempa dan tsunami Aceh tahun 2004. Aku tulis untuk mengenang 20 tahun Tsunami Aceh. Al-Fatikha untuk para korban Tsunami Aceh tahun 2004. Genre : Tragedy Romance Sinopsis: Rania, seorang dokter fellowship di Rumah Sakit Aceh, secara tidak sengaja bertemu dengan seorang kapten pasukan khusus angkatan darat. 26 Desember 2004 tsunami melanda Aceh. Dokter Rania dan sang kapten bertemu kembali dalam situasi yang mengharuskan mereka bekerja sama menyelamatkan korban2 tsunami. Di tengah kekacauan, cinta tumbuh di antara dokter Rania dan sang kapten. Namun, tanpa sepengetahuan Rania, dokter Zaki, rekan kerja Rania, menyimpan perasaan terhadap Rania sejak lama. Konflik cinta dan pengorbanan menguji hubungan di antara mereka bertiga, bagai ombak raksasa yang menghantam pantai-pantai Aceh.
All Rights Reserved
#36
aceh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (END) Senyummu Cantika
  • PAMIT (END)
  • diagnosis hati
  • KITA SELAMANYA
  • sebuah lentera
  • Reyna Aprillia
  • RAGANTA | Kamu adalah Semestaku
  • Garis Vital [COMPLETE]

Apakah kesempurnaan selalu jadi tolak ukur kesuksesan manusia? Tidak bagi Cantika. Seorang mantan finalis ratu sejagad, yang kesulitan menemukan pendamping di usia kelewat kepala empat. Petualangan cinta sebelumnya, tak bisa dijadikan acuan seseorang menemukan tambatan hati terbaik. Perlukah Cantika cemas? Bukankah belahan hati telah ditetapkan sebelum ia lahir di dunia? Lalu, apa jadinya jika sosok tersebut datang sangat terlambat. Dan ... dalam keadaan yang tak baik-baik saja. --------- Disclaimer: Cerita ini hanyalah fiksi karangan penulis. Semoga bisa memetik hikmah dan maafkan jika ada segala khilaf kesalahan dari tulisan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines