My Destiny is You!

My Destiny is You!

  • WpView
    Reads 327,398
  • WpVote
    Votes 15,369
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 1, 2018
Harus menelan omongan sendiri dengan menerima lamaran yang diajukan dokter muda yang tidak pernah terbesit dalam pikirannya. Terima? Ditolak, aku sudah berjanji. Baiklah, kita coba saja. - Naila Melamarnya? Hal tergila yang kulakukan tanpa persiapan. Tetapi perasaanku sungguh tulus. - Edgar
All Rights Reserved
#748
marriage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Istri Manja Kesayangan Mas Bram
  • HATE BEING LOVE
  • Nearlend
  • My Husband My Doctor | TAMAT
  • A Simple Life [SUDAH ADA VER. CETAK & E-BOOK]
  • Unspoken Word [SELESAI]
  • TAKDIR TERBAIK (TERBIT)
  • AMANDA DAN ARKANA (COMPLETE)
  • Paradoks
  • Episode Kedua (Sudah Terbit)

"Mas, aku kalau tidur harus pegangan tangan." "Kalau aku sedih aku suka minta pelukan." "Aku kalau ngambek harus dibujuk-bujuk." "Aku enggak bisa melakukan apa-apa sendiri. Aku enggak mandiri. Apa-apa harus ditemani." "Aku juga cemburuan, Mas." Bram Adinata Akarsana yang sedari tadi hanya mengangguk-angguk mendengarkan celoteh calon istrinya kini mulai menatap gadis di depannya lekat. "Sudah hanya itu?" Kini giliran Pramitha Anindira yang mengangguk. "Saya bisa terima itu semua, tapi," mata pria itu memicing, "saya seorang dokter kulit dan kelamin. Kamu bisa terima itu?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines