Really Like You ( CHIYEON ) END

Really Like You ( CHIYEON ) END

  • WpView
    Reads 96,217
  • WpVote
    Votes 10,862
  • WpPart
    Parts 197
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 11, 2025
Part 1- 40 ( ENAMORED) ✔️ Part 41 - 80 ( REDAMANCY ) ✔️ Part 81 - 120 ( AGAPE ) ✔️ Part 121 - 165 ( LIFETIME ) ✔️ Part 166 - The End ( FIDELITY) FINAL ✔️ Seorang gadis bernama Ahyeon terjebak dalam lingkaran pertemanan yang toksik, di mana ia terus-menerus dimanfaatkan dan diremehkan. Canny, seorang teman yang peduli, merasa iba melihat keadaan Ahyeon dan memutuskan untuk membantunya keluar dari hubungan tersebut. Namun, saat Canny semakin dekat dengan Ahyeon, ia mulai merasakan perasaan yang lebih dari sekadar teman. Canny terjebak dalam dilema moral, meyakinkan dirinya bahwa perasaan itu salah karena mereka memiliki gender yang sama. Sementara itu, teman-teman toksik Ahyeon mulai bertindak semakin buruk. Apakah Canny akan berhasil menyelamatkan Ahyeon dari lingkaran pertemanan itu, meskipun hatinya juga diuji oleh perasaannya sendiri? Saya tidak bisa melihat cinta, jadi saya bertanya seperti apakah bentuknya - Ahyeon Cinta itu tumbuh tanpa alasan. Jika tulus, apakah salah mencintai, meski harus melawan diriku sendiri? - Canny
All Rights Reserved
#81
chiyeon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNDERTOW || Babymonster-HIATUS
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • MEET NEW STUDENTS
  • 𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓
  • Dibalik Awan ✔ [NOMIN]
  • Love, Maybe (Chiyeon) Season 2 END
  • After Best Friend | CHIYEON ✔
  • Between Lines (Asahyeon)
  • Love Me Like You Do (Chiyeon) Season 1 END

| U N D E R T O W | "Sometimes, the strongest pull comes from the quietest places." Di antara gedung - gedung tinggi dan langit yang selalu berubah warna, mereka bertemu bukan karena takdir, tapi karena sunyi yang sama. Masing - masing membawa beban sendiri, luka yang tak terlihat, kata - kata yang tak pernah diucapkan, dan rasa yang sulit dijelaskan. Mereka berjalan dengan langkah pelan, membawa kenangan yang terlalu berat untuk dibagi, dan luka yang terlalu diam untuk disembuhkan. "They weren't looking for love. But love came slow, gentle, like the tide that reaches the shore without asking." This is a story about those in between moments. Tentang malam - malam sunyi yang terasa penuh, tentang tawa yang menyembunyikan ketakutan, dan tentang persahabatan yang perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Ini bukan cerita tentang romansa yang besar. Ini tentang genggaman yang tak pernah lepas meski tak terlihat, tentang tatapan yang lebih jujur dari kata - kata, dan tentang diam - diam saling menjadi pelindung. Mereka menemukan rumah, bukan dalam tempat, tapi dalam satu sama lain. ________________ "And in the undertow of friendship, of longing, of quiet love they let themselves be carried away."

More details
WpActionLinkContent Guidelines