Story cover for Redux | Campus by madutjee
Redux | Campus
  • WpView
    Leituras 241
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 4
  • WpView
    Leituras 241
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 4
Em andamento, Primeira publicação em jan 10, 2025
Lanjutan Dari Seri Sebelumnya,
2 Tahun Telah Berlalu, Aldi telah lulus sekolah dan beranjak dewasa, Aldi pun akhirnya memutuskan untuk Kuliah demi mencari kerjaan yang layak, ia juga ingin menyewa kos sendiri demi tidak menjadi beban Keluarganya walaupun keluarganya tidak sedarah. Tetapi, Aldi masih menyinpan dendam kepada Gang yang telah membunuh keluarganya, dan ia terus mencari siapa bos dari Gang itu sampai sekarang.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Redux | Campus à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#23gangs
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
ADIKARA ELUSIF (END), de blackcurrantbery
55 capítulos Em andamento
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
ALXERO , de Rubybe_
64 capítulos Concluída
"beraninya tangan kotor mu menyentuh miliku!." "Terima kasih." "Untuk Apa?" "Sudah menolongku waktu di gang" Lyana Natsir bekerja keras untuk membiayai dirinya sendiri juga sang bunda yang terbaring di rumah sakit membuat Lyana berkerja setelah Pulang sekolah di supermarket. Lyana anak beasiswa membuat dirinya menjadi bahan bully serta di kucilkan karena menganggap Lyana tak mampu membayar uang sekolah. Tapi sesuatu hari saat dirinya menyelesaikan shift bekerja dia menemukan seseorang di gang dekat toko roti setelah itu ia menolong. Suatu hari Lyana dibawa ke gudang kosong oleh 3 cewek pembully yang biasanya membully dirinya dan disanalah Lyana di siksa juga dikurung selama 4 bulan. Untungnya seseorang menolong dirinya yang sudah hampir pingsan sehabis di siksa. Dari kejadian itu banyak masalah serta Fakta fakta terungkap entah Asli atau Palsu membuat Lyana pusing sendiri akan fakta tersebut juga banyak masalah dalam kehidupannya. Apakah Lyana akan menyerah? Bagaimana cara Lyana menyelesaikan masalahnya? ALXERO 💫♠️ (END) (Jika ada kata-kata yang tidak mengenakkan maaf ya saya mengetik dengan mengikuti apa yang keluar dari otak) - karya sendiri - no copyright okey? Pakek otak sendiri mikir ide ceritanya - maaf rada gak nyambung and acak acakan tulisannya, makasih - follow me biar tau kelanjutannya - minimal baca sampai 2 bab lah siapa tau keterusan - tokoh yang ada di cerita jangan di bawa ke RL ⚠️ - tinggalkan jejak kalian vote maupun komen biar aku seneng ⚠️ 𝗮𝗱𝗮 𝗯𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗽𝗮 𝗮𝗱𝗲𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗸𝗲𝗿𝗮𝘀𝗮𝗻, 𝗸𝗮𝘁𝗮-𝗸𝗮𝘁𝗮 𝗞𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗱𝗮𝗻 𝗮𝗱𝗲𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗱𝗶𝗸𝗶𝘁 𝗶𝗻𝘁𝗶𝗺 𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗠𝗼𝗵𝗼𝗻 𝗯𝗶𝗷𝗮𝗸 𝗸𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗮𝗸𝘂 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻!! Enjoy this story ♠️
TroubleKiller Season 2, de HenzyRosemary
11 capítulos Em andamento
Setelah pertarungan panjang melawan geng TroubleMaker dan Killer Nerd berakhir, dan setelah fraksi pemberontak Black Raven serta ancaman BlueRascals berhasil disingkirkan, sekolah akhirnya kembali damai. Tidak ada lagi perkelahian brutal di lorong-lorong, tidak ada lagi perundungan yang menindas mereka yang lemah. TroubleKiller berhasil membawa kedamaian... setidaknya, di mata semua orang. Namun di balik semua itu, tersisa satu jiwa yang terbakar oleh dendam. Henzy-anggota Geng Nerd Class-masih dihantui oleh kematian sahabatnya, Erlangga. Ia menyaksikan langsung bagaimana nyawa Erlangga direnggut oleh seseorang yang mengenakan aksesoris berwarna biru-warna khas TroubleKiller. Dalam trauma dan kebingungannya, Henzy menarik diri dari dunia. Ia berhenti sekolah, mengurung diri di rumah, dan menjalani homeschooling selama satu bulan penuh. Dalam kegelapan itulah, muncul seseorang yang tahu betul cara menyalakan kembali api kebencian: Rio. Dengan kelicikan dan manipulasi halus, Rio menyusup ke dalam luka hati Henzy, membisikkan kebohongan demi kebohongan. Ia membuat Henzy percaya bahwa TroubleKiller adalah pengkhianat, bahwa mereka adalah pembunuh sahabatnya. Henzy yang dulu adalah simbol harapan bagi para korban perundungan, kini perlahan berubah menjadi senjata paling berbahaya-dan yang paling mengenal kelemahan TroubleKiller. Sebuah badai baru mulai terbentuk. Dan kali ini, musuh terbesarnya bukanlah geng luar... Tapi dendam yang lahir dari kesalahpahaman, dan seorang teman lama yang kini siap menjadi musuh.
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
ADIKARA ELUSIF (END) cover
ALXERO  cover
。⁠*⁠♡-Last Night Changes-✧⁠*⁠。 cover
My name is Steven ( End )  cover
SUN FLOWER'S cover
TUBUH GADIS NERD [END] cover
Tentang Kita (End) cover
TroubleKiller Season 2 cover
GURATAN ANAK SASTRA [REST] cover
Aku Ingin Bercerita  cover

ADIKARA ELUSIF (END)

55 capítulos Em andamento

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25