BIG BOY POSSESSIVE (on going)

BIG BOY POSSESSIVE (on going)

  • WpView
    Reads 31,306
  • WpVote
    Votes 1,109
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 18, 2025
WpInfo
Fanfic
Enhypen
"ke-kenapa pergi.." lirih kaiden terbata dengan tangisannya. Ayana menghelan nafas panjang "saya ada urusan, jadi pergi ninggalin kamu, sekarang coba lepas, saya mau liat wajah kusut kamu" - "hiks, istriku tidak boleh pergi lagi" - "jangan pergi lagi, sayang" lirih kaiden Sembari terus menahan isakannya. - "sayang" "lihat aku" - "sayang, ngantuk. mau bobo" ucap kaiden sembari mengerucutkan bibirnya, membuat Ayana menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. bagaimana bisa seorang laki-laki yang terlihat sangat bijaksana, tiba-tiba berubah menjadi seorang bayi ketika berada didekat gadisnya?. dan dengan mudahnya ia mengklaim Ayana sebagai istrinya?!.
All Rights Reserved
#720
cengeng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Bidadari Rasa Setan (End)
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  •  Widower's Fat Wife [End]
  • Dijodohin ✔ [COMPLETED]
  • LOVE in SILENCE
  • Suddenly Marriage
  • NEVER CHANGE ME & YOU

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines