We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mira
  • WpView
    Reads 283
  • WpVote
    Votes 123
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 29, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo pikir, jadi anak pinter tuh gampang? Enggak, Bebs. Kadang nilai 100 cuma nutupin luka yang enggak bisa sembuh." Mira hidup di dunia yang kelihatan sempurna dari luar. Ranking satu? Udah biasa. Juara lomba? Apalagi. Tapi siapa yang tahu kalau di balik semua prestasi itu, Mira cuma cewek kesepian yang haus kasih sayang? Orang tuanya cuma peduli sama nilai. Teman? Nggak ada yang beneran kenal Mira. Sahabat? Lupa rasanya. Pacar? Jangankan pacar, ngobrol sama orang aja kayak ngomong sama tembok. Di balik senyum tipis dan suara lembutnya, Mira sebenarnya lelah sama ekspektasi orang-orang. Tapi... gimana caranya kabur dari hidup yang udah kayak penjara ini? "Gue capek jadi anak yang 'sempurna'. Tapi kalau gue berhenti, siapa yang bakal peduli?" Masih ada satu orang yang peduli - pelayan pribadinya. Orang yang selalu ada buat Mira, meskipun nggak pernah dapat terima kasih. Tapi... cukupkah itu buat nyelamatin Mira dari rasa kosong di hatinya? Ini cerita tentang rasa sakit yang tidak pernah terlihat. Tentang anak-anak yang tumbuh tanpa pelukan. Tentang Mira, yang mencari arti dari kebahagiaan sesungguhnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • Tetangga Baru [S.COUPS/Seungcheol]
  • Insecure [REVISI]
  • Sepotong Kata yang Tak Selesai
  • Sister or More
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines