The Walking Dead

The Walking Dead

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 6, 2026
Ironinya, dunia tidak runtuh karena kematian, melainkan karena keputusan manusia yang terlalu takut kehilangan kuasa. Zombie hanyalah akibat, hasil akhir dari keserakahan yang dibungkus kata kemajuan dan penelitian. Mereka yang berubah menjadi mayat hidup tidak pernah memilih nasibnya, sementara para pencipta bencana justru masih bisa bersembunyi di balik tembok aman dan kebohongan. Ironis ketika yang disebut monster justru adalah korban, sedangkan pelaku masih dipanggil manusia. Zombie tidak berkhianat, tidak berbohong, dan tidak memanipulasi. Mereka hanya berjalan mengikuti naluri. Sebaliknya, manusia yang selamat tetap saling memangsa dengan alasan bertahan hidup, kekuasaan, dan kepentingan pribadi. Dalam dunia yang hancur ini, kemanusiaan tidak diukur dari apakah seseorang masih bernapas, tetapi dari apakah ia masih mampu peduli. Saat nurani mati, tubuh yang hidup tak lebih dari sekadar walking dead versi lain-lebih rapi, lebih cerdas, dan jauh lebih berbahaya. Maka pertanyaannya berubah: bukan lagi siapa yang hidup atau mati, melainkan siapa yang masih manusia.
All Rights Reserved
#441
jkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S2 ON GOING
  • Force to Marry the Devil
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • Stay with you? Really?
  • Just A Name
  • Ferrell Harland Natio
  • The Baby Of Valderic
  • Heir of 24 Hours
  • Transmigrasi: Dion or Daniel (Hiatus)

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines