hari-hari yang tak terlupakan

hari-hari yang tak terlupakan

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 11, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Mira (26 tahun), seorang wanita muda yang tinggal di Jakarta, menghadapi konflik internal antara karir dan cinta. Ia menjalin hubungan dengan Adrian (33 tahun), namun ayahnya, Dr. Sugianto, tidak menyukainya. Sementara itu, kakak Mira, Bayu (28 tahun), menghadapi kesulitan dalam mengatur waktu antara keluarga dan karir sebagai dokter. Istri Bayu, Dr. Amanda (25 tahun), juga menghadapi tekanan sebagai dokter anak. Ketika Mira menghadapi keputusan penting tentang karir dan cinta, ia harus memilih antara mengikuti hatinya atau memenuhi harapan keluarganya. Sementara itu, keluarga Sugianto menghadapi kesulitan dan konflik yang menguji kekuatan hubungan mereka. Cerita ini menggambarkan perjuangan keluarga Sugianto dalam menghadapi kesulitan, mencari identitas diri, dan mempertahankan hubungan keluarga yang kuat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear tomorrow
  • Diamnya Si Biru
  • Komandan Tampanku
  • Mafia dan Dokter Gemoy
  • Mengejar Papa [COMPLETED]
  • Pelangi Di Hatimu
  • TERBELENGGU RESTU : Kisah yang Tertahan
  • Surat tak berbalas
  • Lilin di tengah hujan [END]

Mona tiba-tiba saja ditugaskan untuk membantu salah satu rumah sakit milik universitas terkemuka di jogja karena rumah sakit itu baru saja kehilangan dokter bedah terbaiknya. Ia tak pernah mengira jika tugasnya kali ini membuatnya bertemu dengan sosok senior super humble idaman para perempuan yang sialnya selalu membuat hari-hari mona menjadi carut marut. *** Perintah dari direktur utama rumah sakit membuat mona berakhir ditugaskan jauh dari kota kelahirannya, bukan karena mona yang tidak becus dalam bekerja tapi adiguna admaja, yang tak lain adalah ayah mona memberikan pekerjaan itu karena mona yang dinilai mempuni dalam bidangnya sebagai dokter spesialis bedah tulang terbaik di ibukota apalagi mona adalah salah satu lulusan terbaik dari universitas terkemuka di jerman. Awalnya mona menolak keinginan papanya itu, tapi mau bagaimana lagi, ucapan dirut sama dengan tuhan. Maka mona wajib melaksanakannya. Hari-hari yang awalnya tak pernah diperkirakan olehnya pun dimulai, hari-hari dimana mona berusaha sekuat tenaga agar tidak terperangkap oleh pesona seorang laki-laki yang tak pernah bisa mengungkapkan kata cinta namun bisa meluluh lantakan hati semua perempuan yang memujanya. -- @202305

More details
WpActionLinkContent Guidelines