Cintaku Bukan Tahu Bulat

Cintaku Bukan Tahu Bulat

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 24, 2025
Aruna tumbuh di keluarga yang kecil sederhana dan tidak bisa dikatakan harmonis. Meski tidak pernah mendapat perlakuan kasar secara fisik, sejak kecil Aruna tidak merasa diperlakukan manis dari orangtuanya. Bahkan orangtuanya kerap membandingkannya dengan anak perempuan lain. Tidak cukup sampai situ, ayahnya pergi dari rumah, meninggalkannya berdua dengan ibunya. Ketika tumbuh dewasa, warisan luka batin yang Aruna dapatkan sewaktu kecil menjadikannya pesimis dan memiliki kepercayaan diri yang rendah pada penampilan. Siapa sangka, ternyata dirinya tidak pernah sendirian. Seseorang yang juga pernah menaruh luka tanpa sengaja padanya, menaruh perasaan tak kasat mata, namun selalu ada di tiap Aruna butuhkan. Seseorang yang membuatnya percaya akan dirinya yang berharga.
All Rights Reserved
#122
innerchild
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesedihan [SELESAI]
  • Lumen Spei. [Ongoing]
  • Waktu?
  • MENDEKAP RINDU
  • jejak luka di kanvas hidup
  • SASHI
  • IMPERFECT
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Ragu Semesta
  • Cinta yang Tak Dibagi, Tapi Dimiliki Bersama

JANGAN LUPA FOLLOW!! Anak akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang mendidiknya dengan cara apa. Trauma itu benar-benar nyata. Terbawa hingga mereka dewasa. Kisah ini menceritakan sebuah trauma yang membuat cinta Zeora menjadi rumit. Kepercayaan berulang kali dihancurkan. Sampai pada waktu, ia menutup kepercayaan pada semua orang, ia malah menyakiti sosok yang tulus. "Kasih aku ruang sedikit aja di hati kamu. Mungkin terdengar nggak layak. Tapi, aku bakal berusaha buat ngelawan kelainan ku yang kamu bilang gila," ucap cowok itu tulus. Zeora menyunggingkan senyum meremehkan. "Sampai lo mati di depan mata gue atau bersimbah darah karena gue, nggak akan ada sedikit pun ruang yang kebuka buat nerima lo. Dengerin gue. Kita nggak akan bersatu," balas Zeora tajam. Ia tak tau ucapannya inilah yang berakhir penyesalan. Suatu hari kejadian tak terduga menimpa Zeora dan laki-laki itu. Di sana Zeora tau, siapa orang tulus yang telah ia sia-siakan. Apakah penyesalan Zeora itu membuat gadis itu kembali mendapat cinta tulus dari laki-laki itu? Atau malah luka yang terus membuatnya gila?

More details
WpActionLinkContent Guidelines