Masa Lampau yang Terlepas Cangkangnya

Masa Lampau yang Terlepas Cangkangnya

  • WpView
    Membaca 446
  • WpVote
    Vote 30
  • WpPart
    Bab 28
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mei 3, 2026
WpInfo
Fiksi
Fiksi Sejarah
"Manusia di sini tidak memiliki bokong! Saya serius." "Jika mereka menyamping yang didapatkan hanya kertas tipis." Gadis itu menatap iba, dia kembali membujuk dengan ramah. "Kau pasti habis terbentur di suatu tempat, 'kan? Jangan membuatku khawatir, apa kau baik-baik saja?" Gadis abad ke-21 tiba-tiba saja terdampar ke abad-19, memiliki mata aneh, melihat hal-hal aneh di luar nalar. Keanehan terus menjalar ke setiap waktu, hitam dan putih hanya itu yang bisa dia pandang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#202
humor
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Asmaranala
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • ✅ SUAMI KAISAR
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Duchess of Valtor
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍

Di awal kisah, aku dan kamu satu. Parasku itu parasmu. Ragaku serupa ragamu. Namun hidupmu ibarat jalan landai berhias ilalang, sedangkan hidupku layaknya tikungan curam terjal berbatu. Dirimu begelimang kasih, tapi diriku berbalut nestapa. Mudah untukmu, yang sulit jadi bagianku. Kamu beruntung, aku yang sial. Kenapa harus kamu, bukan aku? Memang apa kesalahanku? Salahkan jika kini aku ingin berada di posisimu? Saudariku, kumohon menghilanglah selamanya. PERHATIAN!!! Cerita ini seluruhnya FIKTIF belaka serta tidak terkait dengan sejarah kerajaan manapun walau kisah berlatar kerajaan masa lampau. Semua nama, tokoh, karakter, tempat, waktu, dan jalan cerita hanya rekaan demi kepentingan HIBURAN semata.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan