Kepingan Langit

Kepingan Langit

  • WpView
    Reads 373
  • WpVote
    Votes 200
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 17, 2025
"Kepingan Langit" Liorven Aetheriel Novalith adalah seorang remaja laki-laki yang hidupnya dihiasi perjuangan panjang melawan gangguan pernapasan, sesuatu yang terus mengingatkan dirinya akan batasan tubuhnya. Meski begitu, ada satu hal yang tak pernah berubah: cinta tanpa syarat dari kedua sosok orang tua yang selalu menumpahkan cinta untuknya, Althea dan Sylvar, yang menjadi pelindung sekaligus dunia kecil baginya. Ketika Althea membawa kehidupan baru ke dunia mereka-seorang adik kecil yang manis-Aeth belajar bahwa cinta bukan hanya tentang memberi, tetapi juga menerima dalam segala bentuknya. Bersama-sama, mereka merangkai kepingan harapan dari langit yang kadang kelabu, menjadikan setiap momen sederhana penuh makna dan keajaiban. Bagi Aeth, hidup selalu terasa seperti berjalan di atas batas tipis antara harapan dan kenyataan. Ia sering memandang langit dan bertanya dalam hati, "apa mungkin aku juga punya tempat di sana? tempat di mana aku bisa bebas bernapas tanpa rasa sakit, di mana aku bisa menjaga mereka yang kucintai, dan di mana aku benar-benar merasa cukup?" Start Rabu, 22 Januari 2025
All Rights Reserved
#45
momen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT [OPEN PRE-ORDER]
  • [End] Perfectly Imperfect
  • Save and Protect
  • How Much I Like You? Terbit
  • Someone You Loved
  • Langit Senja [end]
  • EXILE
  • Meet Again ; Ketika Kisah Belum Usai [End✓]
  • Ratusan Hari Mencari Hati

"KOK, SEMALEM GUE MIMPI SAYANG SAMA LO, YA?" ~Arin "Jangan berharap, atau lo malah terluka nantinya." ~Langit Dia Langit. Langit terlalu jauh digapai Arin. Sikapnya yang dingin membuat Arin harus mengumpulkan seluruh keberaniannya untuk mengatakan bahwa ada perasaan yang menunggu siap dipatahkan oleh seseorang yang tak pernah menganggapnya ada. Plagiat dilarang mendekat! ©Dianaziza

More details
WpActionLinkContent Guidelines