REMBULAN RETAK

REMBULAN RETAK

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 17, 2025
Annelise Camelia Aryasha adalah seorang remaja yang terjebak dalam pusaran konflik keluarga, cinta, persahabatan, dan tekanan lingkungan sekolah. Di balik senyumnya yang ceria, ia menyimpan luka yang mendalam dari keluarga yang hancur, cinta bertepuk sebelah tangan, hingga pengkhianatan sahabat. Kehidupan Camel dipenuhi dengan cobaan yang terus mengikis semangatnya untuk bertahan. Apa yang terjadi ketika Camel merasa tidak ada lagi yang bisa ia andalkan? Akankah ia menemukan kedamaian, atau justru tenggelam dalam kesendiriannya? Ikuti perjalanan Camel dan temukan jawabannya dalam cerita "Rembulan Retak."
All Rights Reserved
#438
depresi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REKSA: The Last Bell
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Karamel [Completed]
  • I'm okay (END)
  • Let Me Love You Longer
  • Rintik Hujan
  • Someone in the viewfinder
  • RUANG DEPRESI [ END ]

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines