Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 16, 2025
"Mika kamu harus menikah dengannya besok tidak ada penolakan!!! Kamu harus membayar semua biaya hidup mu selama bersama kami paham!!! Dan jika kamu tidak mau menikahinya maka jangan harap adikmu bisa kuliah lagi!!" Kata-kata membuat hidup mika berubah dalam sekejap mata, bahkan hati mika bagaikan di remas-remas, selama ini dia pikir paman dan bibinya dengan suka hati merawatnya namun ternyata mereka meminta imbalan darinya. Apakah mika akan sanggup menikah dengan duda ber anak satu? Apakah dia akan bahagia? Apakah keluarga calon suaminya akan menerimanya sebagai menantu??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angel To Raya (END)
  • Fana (TAMAT)
  • The Wedding Fuss
  • IBU PENGGANTI
  • Money or love
  • Dilema Cinta
  • Suamiku Sahabat Adikku
  • Call It What You Want (END)
  • CACA (TAMAT)
  • DINIKAHI PAK DUDA

Cerita ini menceritakan tentang wanita yang di nikahi bukan karena CINTA melainkan harapan. Ya, harapan akan sesosok malaikat kecil yang di impikan untuk melengkapi sebuah bahtera rumah tangga. Raya, nama yang menjadi kandidat Indra untuk calon ibu dari bayinya kelak. Bayi yang akan melengkapi kisah kasih pernikahannya dengan Maya wanita pemilik cintanya. Sementara itu Raya selalu menganggap Indra seperti Angelnya. Orang yang memberinya harapan baru dengan janji. Janji yang tak pernah ia tepati. Lalu apakah Raya akan menerima Indra? Apa selamanya ia hanya akan di jadikan yang kedua? Atau mencari Angel yang lain?? "Mengapa kau melamarku?" tanyaku menatap pada lelaki di depan. Lelaki yang sebulan lalu berhasil mengisi hatiku. Bahkan, sampai sekarang pun masih. "Aku telah mengatakannya, istriku yang memintamu. Ia ingin memiliki seorang anak dan ia tahu ia tak bisa memilikinya sendiri." "Maksudmu aku hanya kalian anggap sebagai sapi perah, begitu?" tanyaku sinis. "Tidak, tidak Raya. Tentu saja tidak." "Apa kau mencintaiku?" tanyaku mengalihkan topik. Sekilas aku melihat Indra menegang sebelum dengan cepat ia kembali menguasai diri. "Maaf, aku tidak mencintaimu, mungkin belum. Tetapi aku berjanji akan mencintaimu. Bagaimana apa kau mau menjadi istriku?" * * * Huhuhu. Penasaran Raya terima Indra atau gak? Cus, langsung di kepoin aja. Udah END loh!:()

More details
WpActionLinkContent Guidelines