One Step at a Time

One Step at a Time

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 12, 2025
Joshua dan Grace pernah berbagi cinta yang dalam, tetapi rasa sakit yang tak terungkap menyebabkan perpisahan yang menyakitkan. Dihantui kenangan dan penyesalan, Joshua bertanya-tanya apakah sudah terlambat untuk memperbaiki apa yang telah hilang. Sementara itu, Grace berjuang dengan dampak perpisahan, terombang-ambing antara cinta dan perasaan tidak dihargai. Ketika pesan tak terduga dari Grace memberi harapan pada Joshua, mereka berdua dihadapkan pada pertanyaan: Bisakah mereka membangun kembali hubungan yang telah retak, atau jarak di antara mereka terlalu lebar untuk dijembatani?
All Rights Reserved
#976
fiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rintik Kesedihan Dipelukan Hujan [End]
  • Darling atau Daring?
  • Lil'sist
  • Certainly (Sequel 'Can I Reach You?')
  • Still Ours [Hiatus]
  • Terpendam
  • Noda dalam Cinta
  • Ada yang Retak, Tapi Tak Pecah [ End ✅ ]
  • If You Know When [TELAH DITERBITKAN]

Rintik hujan membasahi tanah dengan irama yang hampir menyentuh hati. Di dalam pelukan hujan,Nazeera merasakan kebingungan dan kegelisahan yang mengalir dalam alur air yang turun dari langit. Tetapi di tengah rintik hujan yang mengalir, ada keindahan tersirat dalam kesedihan yang dia rasakan. Kehangatan dari pelukan hujan tidak lagi memberinya ketenangan, melainkan menambah derasnya air mata yang mengalir di pipinya. Seperti hujan yang tak henti-hentinya mengguyur, Nazeera merasa dirinya semakin terpuruk dalam keputusasaan. Dalam pelukan hujan, Nazeera merasa hancur dan terpisah dari kedamaian sementara yang biasanya ditemukannya. Meskipun hatinya masih dilanda oleh kebingungan, tetapi kali ini dengan keputusasaan yang mendalam. Dia tahu bahwa, seperti hujan yang tak kunjung berhenti, pergulatan batinnya pun tidak akan mereda dengan waktu. Dan pada saat yang pahit, kabar bahwa Darren akhirnya menikahi Cassandra membuatnya menangis hancur, menangis di bawah guyuran hujan yang semakin memperkuat kesedihannya. "Terkadang, Perpisahan adalah bagian dari perjalanan hidup kita. Semoga langkahmu selalu dipandu oleh cahaya keberanian dan kebijaksanaan. Sampai jumpa lagi, Darren" ucap Nazeera dengan tulus

More details
WpActionLinkContent Guidelines