Two Sisters

Two Sisters

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 2, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Kita bukanlah kembar,tapi kita selalu terlihat mirip. "Apakah kau bahagia Chika?" Tanya ku pada adik ku. Ia tersenyum dan mengangguk "Aku selalu ingin terlihat cantik seperti kakak" Ucapnya sambil memelukku. "Kau cantik tanpa harus menjadi seperti ku" Ucap ku lagi dengan senyuman" namun kali ini ia memberikan ekspresi yang cemberut. "Tidak! Semua orang bilang kakak cantik! Sangat berbeda dengan ku! Lihat saja bahkan kulit ku jauh lebih gelap! Sedangkan kulit kakak putih seperti kapas!" Aku beranjak membenarkan posisi duduk ku menatap wajahnya yang hampir menangis. "Kau cantik dengan ciri khas mu sendiri, Chika. Kau hanya perlu menjadi dirimu sendiri. Mereka hanya orang-orang kolot yang selalu menetapkan standar kecantikan. Tidakkah kau tau itu?"
All Rights Reserved
#670
history
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DARKA
  • Kenapa?
  • (✓) I Love You Ghost! ; Chikara
  • TRUST ME ( And I Trust You ) (END)
  • SYAKIRA how are you?
  • Fourple Of Love
  • Dear Renjana ✓
  • Nurse problem| [ChikAra]
  • SHADOW ( Selesai)
  • Jika Nanti Aku Kembali
DARKA

DARA CALISTA ARVINO_seorang gadis yang memiliki keluarga utuh, iya memiliki sosok kakak dan adik yang begitu menyayanginya, hal itu membuat kehidupan seorang Dara menjadi berwarna. tapi semua itu tak bertahan lama, karena semenjak kedatangan seorang gadis yang muncul di kehidupan kakaknya,gadis itu dengan mudahnya merubah kehidupan Dara yang tadinya berwarna,kini berubah menjadi abu-abu.Dara hidup dilingkupi dengan rasa kebencian dan rasa kesedihan, entah kenapa kehilangan sosok kakak yang sangat berarti dikehidupannya,membuat Dara seperti kehilangan separuh jiwa di dalam hidupnya, Dara menyadari bahwa rasa sayangnya begitu besar, dan Dara sendiri pun bingung dengan perasaan ini? bagaimana kisah dara? apakah ia akan merelakan kakaknya dengan wanita yang sangat ia benci ataukah ia akan melawan takdir yang diberikan tuhan untuknya? "kenapa sesakit ini sih, gue benci sama diri gue sendiri, nggak seharusnya gue nyimpen perasaan ini,arghhh.... kenapa harus lo kak? kenapa harus lo yang selalu ada di dalam hati dan pikiran gue, kenapa harus lo yang ada disetiap doa dan sujud gue,gue nggak mau lawan takdir kak,tapi gue juga nggak mau kehilangan lo"_DARA CALISTA ARVINO

More details
WpActionLinkContent Guidelines