Di Antara Dua Hati (on going)

Di Antara Dua Hati (on going)

  • WpView
    مقروء 144
  • WpVote
    صوت 30
  • WpPart
    فصول 12
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: اثنين, ينا ٢٠, ٢٠٢٥
Patah hati itu sederhana. Aku mencintainya, tapi dia tidak mencintaiku. Luisa, gadis manis yang punya rasa suka terhadap teman masa kecilnya merasa begitu terluka karena sikap dingin dan kasar yang selalu Ruvel perlihatkan padanya. Hingga pada suatu hari, Ricky, teman dekatnya menyatakan cinta pada Luisa. Tapi, meskipun mereka sudah berpacaran, Luisa masih tidak manpu untuk melupakan Ruvel. Hingga suatu ketika karena sebuah alasan, Luisa harus menikah dengan Ruvel untuk menyelamatkan perusahaan ayahnya.
جميع الحقوق محفوظة
#443
wife
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • 360 and Still Me
  • Wasa-Maja
  • Why We Hurt The Love
  • Bening dan Banyu
  • When his name is
  • Helding Hearts
  • RAPSODI
  • Mengejamu (Completed)
  • YOU ARE MY ACCIDENT

Violetta Lanora Adinata pergi tanpa pamit-meninggalkan cinta pertamanya, sahabat-sahabat yang pernah jadi rumah, dan serpihan kenangan dari masa putih abu-abu yang tak selalu manis. Tak ada kata maaf, tak ada salam perpisahan-hanya kepergian yang sunyi, dibungkus diam yang panjang. Namun waktu, dengan caranya sendiri, menyeretnya kembali ke tanah tempat segalanya bermula. Dan di sana, semesta seolah tak memberinya pilihan lain selain menghadapi apa yang selama ini ia hindari-luka lama, tanya yang tak pernah terjawab, dan cinta yang mungkin belum benar-benar usai. Alvaro Nata Prabawa-tinggi, berwibawa, dengan wajah yang nyaris mustahil diciptakan tanpa sentuhan seni ilahi. Garis rahangnya tegas, hidungnya bangir sempurna, dan sepasang mata tajam yang dapat membuat siapa pun yang ia tatap menjadi membeku dan terpana. Ia menatap gadis di hadapannya dengan tatapan dingin, nyaris menusuk. Tapi yang membuatnya terhenti sejenak adalah kenyataan bahwa gadis itu, gadis bermata hazel yang dulu selalu menatapnya dengan mata penuh kelembutan, kini membalas dengan sorot mata yang sama tajamnya. Sama menusuknya. Seolah waktu telah mengajarkan mereka bagaimana menjadi asing, mereka kini berdiri sebagai dua kutub yang tak saling mendekat, asing dalam bayang-bayang kenangan yang belum selesai.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى