Story cover for Cinta Dalam Mekarnya Bunga by araminta_123
Cinta Dalam Mekarnya Bunga
  • WpView
    LECTURAS 151
  • WpVote
    Votos 34
  • WpPart
    Partes 23
  • WpView
    LECTURAS 151
  • WpVote
    Votos 34
  • WpPart
    Partes 23
Continúa, Has publicado ene 13, 2025
Contenido adulto
Lila percaya bahwa cinta mirip bunga. Ia tak bisa dipaksakan untuk tumbuh. Ia butuh waktu, kehangatan, dan keberanian untuk mekar di tengah dunia yang kadang terlalu dingin. Hidup Lila selama ini sederhana, tenang, seperti angin pagi di antara deretan bunga matahari yang menghadap ke timur. Sejak kecil, ia hidup berdampingan dengan warna-warni kelopak dan wangi tanah basah. Ia merawat bunga seperti merawat dirinya sendiri-penuh kelembutan, tapi juga penuh kehati-hatian.

Namun, ketenangan itu perlahan mulai retak ketika ia bertemu Arka.

Arka datang seperti angin musim gugur: dingin, tak terduga, dan membawa sesuatu yang membuat dedaunan gugur satu per satu. Ia bukan pria yang datang dengan tawa lebar atau kata-kata manis. Ia hadir dengan sorot mata yang tajam, langkah yang berat, dan diam yang penuh rahasia. Lila bisa merasakannya-ada beban yang dibawa pria itu, sesuatu dari masa lalunya yang belum selesai.

Pertemuan mereka terjadi begitu saja. Tanpa rencana, tanpa aba-aba. Arka sedang mencari bunga untuk seseorang yang telah tiada. Lila, seperti biasa, tengah menyusun rangkaian bunga mawar putih di toko kecil peninggalan ibunya. Tak ada yang istimewa, kecuali cara Arka menatap bunga seolah sedang berbicara pada sesuatu yang tak terlihat. Dan sejak saat itu, dunia Lila mulai berubah.

Perlahan, kehadiran Arka menjadi bagian dari hari-harinya. Mereka tak banyak bicara, tapi diam mereka saling memahami. Lila menemukan kehangatan di balik dinginnya sikap Arka, dan Arka menemukan ketenangan dalam mata Lila yang jujur. Tapi cinta yang tumbuh di antara mereka bukanlah cinta yang mudah. Ia datang membawa ujian, luka lama, dan pertanyaan-pertanyaan yang tak selalu punya jawaban.

Karena Arka tidak datang dengan hati yang utuh. Dan Lila bukan gadis yang bisa mencinta setengah-setengah. Mereka seperti dua bunga yang mekar di musim berbeda-saling mendekat, tapi takut layu sebelum waktunya.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Cinta Dalam Mekarnya Bunga a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Langit Tak Bertemu Bumi de abiramaputugunio
46 partes Concluida
Di tengah keramaian kota yang sibuk, ada sepasang kekasih yang berjuang melewati segala rintangan yang menghadang hubungan mereka. Mereka telah melalui banyak kesulitan dan cobaan, namun selalu ada harapan yang menyinari jalan mereka, meskipun kebahagiaan terasa tertunda. Pemandangan di gambar ini menggambarkan momen saat mereka berdua berdiri di tengah hujan, saling menatap dengan penuh kasih. Wanita yang memakai gaun putih, memegang tangan pria dengan lembut, sementara pria itu memandangnya dengan penuh perhatian dan rasa syukur. Meskipun langit tampak mendung dan hujan turun perlahan, di antara mereka berdua tetap ada kehangatan yang tak tergoyahkan. Di belakang mereka, terdapat pemandangan kota yang sibuk dengan lampu-lampu yang bersinar samar di kejauhan, seolah menggambarkan dunia yang terus bergerak cepat, namun mereka berdua hanya saling memandang, seperti waktu berhenti untuk mereka. Dalam keheningan itu, mereka menyadari bahwa meskipun kebahagiaan datang terlambat, cinta yang mereka miliki telah menguatkan mereka untuk terus bertahan. Cerita ini mengisahkan perjalanan cinta yang penuh liku, di mana perjuangan untuk menjaga perasaan dan kepercayaan satu sama lain tak selalu mudah. Namun, meskipun harus menunggu lebih lama untuk kebahagiaan yang sempurna, mereka akhirnya menyadari bahwa kebahagiaan itu sudah ada di depan mata mereka, hanya saja membutuhkan waktu untuk menemukan jalan yang tepat. Ini adalah kisah tentang kesabaran, kepercayaan, dan kekuatan cinta yang tak terbatas, di mana kebahagiaan yang tertunda akhirnya datang dengan cara yang lebih indah daripada yang mereka bayangkan. Bab 46
LALA de nurleniwahyu
16 partes Concluida
Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)
Estar en Flor de hwangmetii
28 partes Concluida
Perjalanan itu membuatku berpikir banyak hal. Kemana kita akan pergi? Kemana tujuan akhir ini? Apa yang menanti di garis akhir? Di sudut hatiku berharap ia, tapi bukankah yang seperti itu hanya ada pada dongeng dalam buku. Kenyataannya, dia sungguh tak berpijak dimanapun. Dia enggan pergi, enggan pula melangkah mendekat lagi. Memandangku dari tempat yang tak terlihat, tiba-tiba saja mengusikku lagi di kala hujan. "itu namanya kenangan,'' kata mereka. Seolah semua rasa sesak yang ditimbulkan adalah normal, seolah tak ada apapun yang salah. Sementara aku dan dia berada dalam ketidakpastian. Tapi itu adalah kehidupan. Kau tidak bisa menyangkalnya, kau hanya bisa menerimanya. Meksi keajaiban tak selalu terjadi, bukan berarti tak akan terjadi. Cinta adalah misteri. Tak seorang pun tahu kapan datangnya dan pada siapa perasaan itu jatuh. Kenangan-kenangan menjadi bagian yang tak dapat dihilangkan dari setiap diri, menjadi penentu bagaimana harus melangkah. Pemikiranku yang kemarin dan hari ini, mungkin saja berbeda karena aku telah lebih memahami jawaban dari semesta. Maka pilihan terbaik adalah memanfaatkan waktu semasa hidup sebaik mungkin. Menyampaikan apa yang belum sampai, melakukan apa yang harus dilakukan. Kebanyakan dari manusia akan menyesali apa yang tidak pernah mereka lakukan ketimbang apa yang telah mereka lakukan. Dan tiap perjalanan akan sampai pada tujuannya, yaitu bahagia. Kisah cinta yang lain seperti lagu yang sering kami dengarkan. Baik perlambangan cinta sejati maupun kematian, bunga krisan yang mekar itu tetap akan mekar tak peduli bagaimana pemikiran orang terhadapnya. Begitu pula lah perasaan manusia. Hal yang tak pernah membosankan untuk dipelajari. Pada akhirnya, bunganya telah mekar dengan makna yang tepat. Bunga krisan dengan perlambangan cinta yang setia dan kematian. Bunga itu adalah tentang aku dan dirinya. Estar en Flor. It will bloom.
Flower Rose de elynasskiaptr23
15 partes Concluida
CERITA PERTAMA! Sinopsis "Flower Rose" Selaira Anindita Prameswari, seorang gadis muda yang sederhana, hidup sebatang kara setelah kehilangan kedua orang tuanya. Ia bekerja di sebuah kafe kecil, menjalani rutinitas harian dengan penuh ketekunan. Pada ulang tahunnya yang ke-19, ia bertemu dengan Arkana Mahendra Dirgantara, seorang penjual bunga keliling yang hidup juga tanpa keluarga. Pertemuan mereka yang tak sengaja terjadi di sebuah toko kue, mengubah jalan hidup keduanya. Arkana, meskipun hidup dalam kesendirian, memiliki hati yang tulus dan berjiwa pemberani. Saat Selaira tengah merayakan ulang tahunnya dengan kesendirian, Arkana memberikan kejutan manis berupa sebuah bunga mawar, dan sebuah percakapan yang menghangatkan hati. Seiring berjalannya waktu, kedekatan mereka semakin tumbuh, diwarnai oleh berbagai perasaan yang berkembang di antara keduanya, meskipun berbagai tantangan datang menghadang. Namun, hidup tidak selalu mudah. Ketika Arkana mengalami kecelakaan saat berusaha menyelamatkan seorang nenek yang hendak menyebrang, kehidupan mereka pun berubah. Arkana terbaring koma, dan Selaira, yang selalu setia menunggunya, merasakan hidupnya hampa tanpa keberadaan Arkana. Di tengah kesedihan dan ketidakpastian, Selaira menemukan kekuatan untuk tetap melangkah, didukung oleh cinta yang tak pernah padam. Selama sebulan penuh, Selaira menemani Arkana di rumah sakit, berharap keajaiban datang untuk mereka. Dan ketika keajaiban itu akhirnya datang-Arkana sadar kembali-cinta mereka tumbuh seperti mawar yang mekar di ujung waktu, tidak pernah layu, meskipun waktu dan keadaan telah menguji keduanya. "Mawar di Ujung Waktu" adalah kisah tentang cinta yang tak mengenal batas waktu, perjuangan untuk tetap berharap, dan keberanian untuk mencintai meskipun segala sesuatu tampak gelap. Sebuah perjalanan di mana dua hati yang saling mencintai belajar untuk menemukan kebahagiaan meski harus menghadapi ujian-ujian hidup yang sulit.
Alaskar dan Bulan  de Alnaholic
27 partes Continúa
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan sekolah menengah, dua jiwa yang berbeda tanpa sengaja dipertemukan oleh takdir. Bulan, seorang gadis pendiam dengan hobi melukis, menyimpan kelembutan dalam setiap gerakannya. Di sisi lain, Alaskar, kapten tim voli yang percaya diri dan karismatik, dikenal sebagai pusat perhatian di mana pun ia berada. Pertemuan pertama mereka terjadi secara sederhana, saat mata mereka bertemu di sebuah aula yang ramai. Sebuah tatapan singkat yang menyalakan percikan rasa ingin tahu di hati masing-masing. Bulan, dengan sikap canggungnya, tak mampu mengabaikan getaran aneh yang dirasakannya. Sedangkan Alaskar, yang terbiasa menjadi sorotan, justru mendapati dirinya terpesona oleh kesederhanaan Bulan. Namun, dunia mereka yang berbeda membawa tantangan tersendiri. Di balik pesona Alaskar yang sering dianggap sempurna, ia menyimpan luka keluarga yang tak terlihat. Sementara itu, Bulan harus menghadapi tekanan dari lingkungan sosialnya, termasuk rasa iri dan gosip dari mereka yang tak senang melihatnya dekat dengan Alaskar. Dari pertemuan pertama yang singkat, percakapan sederhana mulai mengalir. Hubungan mereka berkembang perlahan, penuh dengan momen manis, kecanggungan, dan perjuangan untuk saling memahami. Keduanya belajar bahwa cinta bukan sekadar rasa bahagia, tetapi juga keberanian untuk saling mendukung di tengah rintangan yang ada. Di awal cerita ini, cinta mereka adalah benih kecil yang tumbuh di tengah badai, memulai perjalanan panjang penuh emosi, tawa, dan air mata.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Langit Tak Bertemu Bumi cover
MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI] cover
LALA cover
Estar en Flor cover
Winter Glow cover
Flower Rose cover
3.478 MDPL, Menapaki Cinta Di Lereng Harapan cover
Alaskar dan Bulan  cover
KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan) cover

Langit Tak Bertemu Bumi

46 partes Concluida

Di tengah keramaian kota yang sibuk, ada sepasang kekasih yang berjuang melewati segala rintangan yang menghadang hubungan mereka. Mereka telah melalui banyak kesulitan dan cobaan, namun selalu ada harapan yang menyinari jalan mereka, meskipun kebahagiaan terasa tertunda. Pemandangan di gambar ini menggambarkan momen saat mereka berdua berdiri di tengah hujan, saling menatap dengan penuh kasih. Wanita yang memakai gaun putih, memegang tangan pria dengan lembut, sementara pria itu memandangnya dengan penuh perhatian dan rasa syukur. Meskipun langit tampak mendung dan hujan turun perlahan, di antara mereka berdua tetap ada kehangatan yang tak tergoyahkan. Di belakang mereka, terdapat pemandangan kota yang sibuk dengan lampu-lampu yang bersinar samar di kejauhan, seolah menggambarkan dunia yang terus bergerak cepat, namun mereka berdua hanya saling memandang, seperti waktu berhenti untuk mereka. Dalam keheningan itu, mereka menyadari bahwa meskipun kebahagiaan datang terlambat, cinta yang mereka miliki telah menguatkan mereka untuk terus bertahan. Cerita ini mengisahkan perjalanan cinta yang penuh liku, di mana perjuangan untuk menjaga perasaan dan kepercayaan satu sama lain tak selalu mudah. Namun, meskipun harus menunggu lebih lama untuk kebahagiaan yang sempurna, mereka akhirnya menyadari bahwa kebahagiaan itu sudah ada di depan mata mereka, hanya saja membutuhkan waktu untuk menemukan jalan yang tepat. Ini adalah kisah tentang kesabaran, kepercayaan, dan kekuatan cinta yang tak terbatas, di mana kebahagiaan yang tertunda akhirnya datang dengan cara yang lebih indah daripada yang mereka bayangkan. Bab 46