Alone (Short Story)

Alone (Short Story)

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 13, 2025
"Hidup itu tidak adil ya?". Entah apa kesalahannya sampai Semesta tidak pernah mau berpihak padanya. Terlebih lagi, keadaan sekitar yang membuat dirinya semakin merasa tidak berguna. Lantas, apa yang mesti ia lakukan agar dirinya menjadi lebih berguna?
All Rights Reserved
#637
kesepian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If I Had to Choose
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • Another Life (Completed)
  • DIA ANEH
  • NARARYA || END✔️
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • Black Pearl
  • AFFAIR (Completed)
  • Not Always Alone (Sudah Terbit)

Aurelline Elara tak pernah menyangka bahwa langkahnya ke Sydney bukan hanya untuk mengejar gelar, tapi juga bayang-bayang masa lalu yang belum selesai. Satu tahun lalu, Darren Mahendra-sosok yang mengisi hari-harinya dengan ketulusan-menghilang tepat di malam ketika ia hendak menyatakan cinta. Tanpa pesan. Tanpa jejak. Hanya luka yang tak pernah bisa benar-benar sembuh. Kini, Aurel berkuliah di negeri yang jauh, berharap bisa menemukan Darren kembali, atau setidaknya, mendapatkan jawaban. Namun takdir membawanya bertemu Keiran Evander-pria yang ceria, perhatian, dan penuh kejutan. Tanpa Aurel tahu, Keiran adalah bagian dari masa kecilnya yang telah lama hilang. Ia pernah berjanji akan menikahi Aurel di bawah pohon mangga masa lalu. Dan kini, diam-diam, ia menepati janji itu dengan caranya sendiri: dengan selalu ada di sisi Aurel... meski Aurel tak menyadarinya. Lalu, Darren benar-benar kembali. Dengan nama baru, luka lama, dan sebuah rahasia besar yang mengubah segalanya. Ia bukan menghilang karena ingin-tapi karena dipaksa menjauh oleh takdir yang kelam: sebuah tragedi, tuntutan, dan kematian. Kini ia datang sebagai pria yang telah bertunangan, bukan karena cinta... tapi karena janji terakhir sang ibu. Di antara dua hati-satu masa lalu yang belum usai, dan satu yang perlahan tumbuh dalam diam-Aurel dihadapkan pada pilihan. Akankah ia kembali pada cinta yang sempat hilang? Atau memilih seseorang yang diam-diam telah menggenggam hatinya begitu dalam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines