DJORNAL [END]

DJORNAL [END]

  • WpView
    MGA BUMASA 13,691
  • WpVote
    Mga Boto 1,152
  • WpPart
    Mga Parte 28
WpMetadataReadKumpleto Tue, Nov 11, 2025
Dhiajeng Johanna Ratu adalah definisi dari kata "keberuntungan" itu sendiri. Cantik, cerdas, dan pemain piano berbakat, hidupnya tampak seperti garis lurus yang selalu naik tanpa cela. Di Universitas Cakramandala, Djoana adalah Sang Ratu Keberuntungan yang segalanya pasti berjalan sesuai rencana. Namun, kendali itu mulai goyah saat ia bertemu Kangmas Nalendra Bagaspati. Nale bukan tipe cowok yang akan memberikan buket bunga besar atau pernyataan cinta yang menggebu-gebu. Alih-alih bunga, ia memberikan sebuah buku jurnal. Sebuah ruang kosong yang perlahan-lahan mulai diisi oleh interaksi-interaksi tak terduga, tatapan yang sulit diartikan, dan kehadiran yang membingungkan. Bagi Djoana, Nale adalah anomali di hidupnya. Dia adalah sosok yang bisa membuat Djoana merasa paling istimewa, tapi di saat yang sama, dia juga yang paling ahli membuat Djoana merasa tidak memiliki kepastian. Di antara riuhnya kehidupan kampus dan ekspektasi tinggi yang dipikulnya, Djoana harus belajar akan satu hal. Bahwa menjadi "Ratu Keberuntungan" tidak menjamin ia juga akan beruntung dalam urusan perasaan. Terjebak dalam rasa yang tanpa nama, Djoana pun mulai bertanya-tanya, apakah Nale adalah bab terakhir dalam jurnal di hidupnya, atau hanya sekadar catatan biasa yang harus ia lupakan?
All Rights Reserved
#483
2025
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • IGNITES (END)
  • Naura & Lukanya
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Mr Dodol And Ms Cendol
  • RAPUH!
  • KENANGAN KOTA JOGJA KALA ITU [On Going]
  • AILAH(END)✅
  • Our greatest world Papa chap.2
  • MY CUPU BOYFRIEND
  • Janji yang Menemukan Rumah

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman