Lorong

Lorong

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 14, 2025
Aku selalu merasa aneh dengan diriku sendiri. Saat sebagian besar orang enggan atau bahkan merasa berat hati berkunjung ke rumah sakit, aku justru merasa sebaliknya. Bukan karena aku menikmati aroma obat-obatan yang khas atau dinding dingin lorong-lorongnya, tapi karena ada Bara. Pria itu, dengan senyumnya yang ramah dan tatapannya yang penuh ketenangan, adalah alasan aku menantikan setiap kunjungan ke tempat ini.
All Rights Reserved
#554
couple
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FLAMBOYAN
  • Simbiosis Mutualisme
  • Rencana [Telah Terbit]
  • My Forever Always - PINDAH KE DREAME
  • Incompatible With Love : Minor Hearts
  • DOKTER ITU SUAMIKU (On Going)
  • A Wish Upon a Star
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • In the Silence of Us [ GxG ]
  • PERFECT RELATIONSHIP?
FLAMBOYAN

Takdir, sekali bergerak, tak pernah bisa dihentikan. Ia mengalir seperti angin, tak terlihat, tak tersentuh, tapi mampu menggoyahkan yang paling kokoh. Bahkan seluruh kekuatan dunia pun tak mampu menahannya. Ia hanya datang... lalu mengubah segalanya. Begitulah kisah ini dimulai. Dengan dua tokoh utama yang mungkin bersatu, atau justru harus melanjutkan cerita di jalan masing-masing. Tak ada yang bisa memastikan. Apakah mereka akan menjemput bahagia bersama, atau belajar melepaskan demi kedewasaan. Mereka bagaikan dua tetes air dari sumber yang sama, tapi lahir dalam botol berbeda. Sama-sama jernih. Sama-sama murni. Namun tetap berbeda rasa, berbeda cerita. Ini bukan kisah cinta yang dipenuhi konflik besar. Ini tentang rasa-rasa kecil yang sering kita abaikan tentang harapan, kecewa yang tak meledak, tentang diam yang ternyata menyimpan banyak kata. Sebab dalam hidup, tak semua kisah perlu ribut untuk terasa berat. Kadang, justru sunyi itulah yang paling menyesakkan. Tak ada yang tahu akhir dari cerita ini. Tapi satu yang pasti: setiap hal yang terjadi, telah ditulis oleh takdir dengan sangat rapi dan rahasia. Selamat membaca... Semoga kamu merasakan hangatnya cerita ini seperti pelukan yang datang tanpa diminta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines