Story cover for Ryn&Sen  by fujipurwanti
Ryn&Sen
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 66
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 66
Ongoing, First published Jan 14, 2025
Dua most wanted nya SMA Cendikia ⚊ Arsen dan Airyn ⚊ officially jadian, membuat satu sekolah heboh dengan kabar pasangan yang baru berlayar itu, menjadikannya topik hangat seantero sekolah. 

Arsen si paling memiliki banyak kelebihan, mulai dari kepintarannya, si ketua osis, si kapten basket, si cowok paling tampan dan si paling tajir se-SMA. 

Airyn si cewek anggun dengan wajah cantik dan aura princess yang sudah di akui, si wakil osis, si paling jago tenis lapangan, tidak kalah tajir dan cerdas dari Arsen sang pacar. 

Sampai satu ketika yang terjadi pada Airyn membuat hubungan yang baru terhitung satu hari tersebut membuat Arsen menjadi berbeda. 

Bukan hanya Arsen tapi, semua murid SMA Cendikia. 

Kecuali satu cowok yang masih gencar mendekati Airyn walaupun status gebetannya tersebut sudah punya pacar. 

Revan. 

~~~~~

"Ya...mungkin dia malu kali." cicit Airyn ragu. 

"Lah? Kenapa malu? Masa pulang sama pacar sendiri malu. Yang ada malah bahagia berbunga-bunga. Gue aja yang bukan pacar lo bahagia banget ini bisa mengeboncengin elo." Revan tersenyum lebar dari balik helm full face nya. 

"Ya, malu lah. Gak usah gue perjelas, kan sekarang gue lagi dalam kondisi yang gimana?"

"Tapi, gue gak malu tuh." cowok itu menggedikkan bahu nya santai. 

"Yee... Kalo lo mah emang gak pernah tau malu mau apapun itu." cibir Airyn memajukan bibir nya. 

"Tapi, justru yang gak tau malu kayak gue ini, kan yang lo butuhin sekarang?" 

~~~~~


***

Write : 26 Desember 2024

Finish :

Publish :
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Ryn&Sen to your library and receive updates
or
#6saka
Content Guidelines
You may also like
Forever mine by AuroraSecretum
55 parts Ongoing
Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.
Sweet Cake by stlutfiyani
39 parts Ongoing
"Kata Mami, Dede itu manis, kayak kue." Perumpamaan yang sering kali Avisha ucapkan. Gadis kecil dengan julukan 'Si manis maniak kue' Bagaimana jadinya jika Avisha yang sudah nyaman menjadi anak tunggal, harus tersingkirkan secara tiba-tiba hanya kurang dalam waktu semalam? Avisha tahu bahwa ia sebentar lagi akan memiliki keluarga baru, karena Maminya yang tiba-tiba meminta izin untuk kembali menikah. Namun, yang Avisha tak tahu.. Papa sambung yang di maksud Kirana adalah Papa kandungnya sendiri. Pria yang dulu tega meninggalkan dirinya dan Mami hanya demi wanita lain. Pria yang telah menggores luka terlalu dalam dihati kecilnya. Kini, Avisha tak hanya harus menerima kembalinya sang Papa, tapi juga kehadiran tiga Kakak laki-laki baru dalam hidupnya. Tiada hari tanpa kejahilan dari Avisha, dan tiada hari juga tanpa teriakan melengking di setiap sudut rumah. Berapa lama si kecil Avisha bisa bertahan menghadapi kasih sayang yang tak pernah ia minta? Akankah ia berhasil merebut kembali Maminya seorang diri... atau justru luluh dalam kehangatan keluarga yang tak pernah ia bayangkan?. 𖦹 🎀୭˚ P.E.R.H.A.T.I.A.N ᵎᵎ。🍰𖦹°‧ Sayang, cerita ini sepenuhnya lahir dari imajinasiku sendiri. Setiap alur, tokoh, dan perasaan yang tertulis hanyalah hasil dari pikiranku yang mencoba menyalurkan apa yang terlintas di hati. Jadi tolong ya, jangan menyalin atau mengambilnya tanpa izin. 𖥻 COVER BY PINTEREST ⋆ ࣪ ִֶָ ◌ ᵎᵎ [ Publish : 10/10/25 ] [ Finish : - ] - RANK - 🥇 in #Kasihsayang [21/11/25] 🥇 in #Keluarga [25/12/25] 🥇 in #Strawberry [23/10/25] 🥇 in #Family [26/12/25] 🥇 in #Lugu [10/11/25] 🥇 in #Cemburu [08/11/25] 🥇 in #Kesayangan [11/11/25] 🥇 in #Gemes [16/11/25] 🥇 in #Possesive [17/11/25] 🥇 in #Adek [09/12/25] 🥇 in #Trauma [01/12/25] 🥇 in #Cengeng [05/12/25] 🥇 in #Cute [08/01/26] 🥇 in #Manja [12/01/26] 🥈 in #Bungsu [09/01/26] 🥈 in #Protektif [12/01/26]
You may also like
Slide 1 of 5
Forever mine cover
NANGGALA cover
The Time cover
RETAK: Sisi Lain Galen cover
Sweet Cake cover

Forever mine

55 parts Ongoing

Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.