Ad Meliora [Surene]

Ad Meliora [Surene]

  • WpView
    Reads 18,692
  • WpVote
    Votes 1,272
  • WpPart
    Parts 52
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 31, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
Irish yang awalnya tidak ingin berumah tangga, tiba-tiba memutuskan untuk menikah setelah mendengarkan dialog misterius antara dua orang tidak dikenal malam itu. Memilih abai pada prinsip dan kesenangannya sendiri demi hidup-mati orang lain, Irish menyanggupi. Dia hanya ingin menggunakan pernikahan sebagai alat pelicin tanpa berpikir bahwa semua yang dilakukannya adalah sumber luka bagi seseorang. Baswara Diwasasri Wijaya tidak pernah menyangka jika Irish akan menerima perjodohan yang dilakukan oleh orang tua mereka setelah wanita itu mengajaknya bekerja sama untuk menolak. Dia curiga, tapi alasan yang diberikan Irish padanya seperti menerbangkan angin segar. Meskipun awalnya sedikit sulit, lama-kelamaan harapan itu tumbuh subur juga tanpa tahu bahwa dia sedang diracuni agar mati secara perlahan. "Saya cuma mau melindungi kalian." -Baswara. "Dia nggak suka saya, dia nggak menginginkan saya." -Baswara. "Dan setelah ini, saya harus memperpanjang rangkulan tangan saya untuk melindungi dia juga." -Baswara. "Menyerah sama dengan mati." -Irish. "Aku lebih pemberani dari singa." -Irish.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • URINEUN MWOYA~
  • 𝐏𝐄𝐏𝐑𝐎𝐌𝐄𝐍𝐎
  • Love Story
  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️
  • Expectation Of Love (Vrene - Book II)
  • Angel To Raya (END)
  • CHERISH

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines