Story cover for sandyakala by rainbaer
sandyakala
  • WpView
    Reads 566
  • WpVote
    Votes 348
  • WpPart
    Parts 16
  • WpView
    Reads 566
  • WpVote
    Votes 348
  • WpPart
    Parts 16
Ongoing, First published Jan 15, 2025
"Bandung bukan hanya soal tempat, tapi juga perasaan. Setiap sudutnya menyimpan rindu yang tak pernah padam."

.
.
.

"Kak..." panggil Floreyn perlahan, suaranya sedikit bergetar. 

"Hm?" Askala menjawab sambil tetap memeluknya.

"Terima kasih. Buat semuanya."

Askala tersenyum tipis, lalu melepaskan pelukannya, meski matanya masih tertuju pada Floreyn. "Gue bakal selalu ada buat lo, Rayn. Gue janji."
All Rights Reserved
Sign up to add sandyakala to your library and receive updates
or
#167braga
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Soal Rasa 2 cover
DUNIA FLORA cover
Noisy, Fiony. [TAHAP REVISI] cover
Bersamamu cover
Frozen Heart [HIATUS] cover
Ini Akhir Dari Kita? cover
After You, The Rain Felt Different  cover
Resya's Journey Of Life?  cover
FLOWER OF LOVE (Tamat di KBM dan Karyakarsa) cover
COMPLICATED cover

Soal Rasa 2

54 parts Complete

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**