Terlahir Kembali

Terlahir Kembali

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 15, 2025
Penukaran jiwa sangat menyakitkan, jiwa ditarik sedikit demi sedikit. Badan perih panas terbakar seperti kulitku terkelupas, daging di tubuhku terasa terkoyak. Organ-organku seresa di tarik di renggut paksa dari tubuhku, sungguh sangat menyakitkan. Ini semua terjadi gara-gara ayahku si pecinta uang, rela menukar anaknya sendiri demi sejumlah uang. Apa benar aku anaknya, sampai rela menukarku yang jelas darah dagingnya demi uang. Apakah aku tidak seberharga itu? Apakah aku semurah itu? Aku bersumpah jika aku terlahir kembali akan ku balas dengan impas semua perbuatan kejamnya kepadaku. Aku membencimu ayah!
All Rights Reserved
#53
terlahirkembali
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Andai Kau Tau
  • 𝕯𝖆𝖗𝖆𝖍 𝕯𝖎 𝕵𝖆𝖑𝖆𝖓 𝕿𝖊𝖗𝖑𝖆𝖗𝖆𝖓𝖌 [TERBIT]
  • Rohan
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • Bitch Daughter (Putri Kupu-kupu Malam) SELESAI✓
  • ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI (TAMAT)
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • jangan sakiti aku

"Ini uang untukmu, uang ini ku anggap adalah biaya aborsi janin itu dan ku katakan, bayi itu sudah tidak ada dalam perutmu sejak kamu menerima uang ini. "Ucap Rani tegas dan menyodorkan uang sejumlah 50 juta pada tangan Rere. Rere tak langsung menerima, membuat Rani menahan geram dan menebak. Pasti Rere... berubah pikiran dan ingin.... "Baik, saya terima uang ini, dan anak Neja sudah tiada. Bayi ini adalah milik saya sendiri... dan saya tambahkan, agar anda semua merasa aman. Buat saja perjanjian di atas materei, ini adalah bentuk, kalau saya tidak akan macam-macam apalagi ingkar pada janji dan sumpah saya, saya tidak akan menampakkan wajah lagi di depan anda semua dan terakhir, semoga anda semua tidak pernah menyesal dan mengusik saya terutama anak saya di masa depan!" Tak ada yang perlu di mohoni atau tangisi penolakan orang-orang terutama ayah janin dalam perutnya, orang-orang itu tidak suka padanya dan anaknya, maka dia akan lebih-lebih tidak suka pada orang-orang itu. Itu prinsip hidup Rere!

More details
WpActionLinkContent Guidelines