Air mata di ujung tinta

Air mata di ujung tinta

  • WpView
    Reads 450
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 14, 2025
Dengan jantung yang berdetak tak karuang, Brian terus memeluk tubuh mungil putra bungsunya. Yang di lumuri Oleh darah segar, yang merembes berlomba lomba keluar dari sobekan di perut. Tanganya bergetar, menghalu darah merah pekat yang terus keluar. Wajah putranya kian memucat Membuatnya semakin kalang kabut.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nalio X.V [End]
  • Transmigrasi boy [End]
  • become a father of two child {Tidak Di Lanjutkan)
  • ALTRUIST
  • Takdirku Berubah (Sudah Terbit)
  • Transmigrasi mafia (ON GOING)

"Kau minta maaf semudah itu? Setelah semua yang aku alami?!.. brengsek mana yang bisa memikirkan itu?" Nalio tersulut emosi kembali, emosi yang benar benar serius "Kau tau tak bagaimana aku di perlakukan di sekolah? Di rumah maupun di publik?" *** Drrtt Drrt "..." "Anakmu itu kabur lagi, kami mungkin akan telat" "..." "Aku akan berusaha, dia anakmu mengapa harus aku yang bekerja keras" "..." "Hilangkan rasa bimbang itu, ku tau kau dan semua memiliki rasa yang sama kepadanya" *** "Nalio sudah mati dan sekarang hanya ada aku" menatap nyalang Bella "Jangan berharap dia kembali, karna kekecewaannya terlalu besar untuk di pertahankan" Brother ship not BxB 15+ Gaje Typo. Achievement : #brotership (1) [24okt22] #sistem (1) [8nov22] [belum di revisi/ ga bakal di revisi]

More details
WpActionLinkContent Guidelines