zavkar
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 28, 2025
"Lo pilih masa lalu, atau masa depan? " "Gue... Pilih lo. " "Kenapa gue? Kan, pilihan cuma dua, zaveer... Cepat, pilih! Masa depan, atau mas-- " Lo masa depan gue. Jadi, gue pilih lo. " "Karana glean Hiller, hanya milik zavero dhizkylr. " Kara terharu dengan ucapan zaver. Tangannya ingin menyentuh pelipis lelaki itu. Namun... "Bukan-bukan." "Eh? Lo mau narik kata-kata lo barusan? " Kara pun menghentikan pergerakannya dan ia urungkan. "Bukan kok. " "Terus? " Zaver tersenyum lembut. Ia meraih tangan Kara dan menciumnya. "Nggak ada karana glean Hiller. Karena, hanya ada karana glean dhizkyrl. "
All Rights Reserved
#536
by
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KAISAN ; Yang Tenggelam Di Lautan Lara
  • I LOVE MIMA (Lurah Family)
  • ADYRA
  • Fierce Love
  • Ellara Le Runa
  • Cinta yang Sesungguhnya END ( ORINE JKT48 )
  • Winter
  • Torang dan Lautan
  • Cerita Cinta Siblings Baldwin Dan Aubrey

[SUDAH GANTI JUDUL] Secara kasat mata, kehidupan Kaisan memang tampak lebih dari baik-baik saja. Hanya saja, yang tidak mereka tahu adalah kenyataan pahit bahwa sebenarnya selama ini Kaisan tenggelam dalam lautan lara, sepanjang hidupnya. Singkatnya, Kaisan sangat kesakitan. Ada suatu titik, dimana Kaisan merasa bahwa ia berhasil berenang keluar dan menyelamatkan diri dari lautan yang terasa gelap dan menyakitkan. Namun, titik yang terlihat cerah itu pun hanya ilusi. Kaisan memang berenang menuju atas tapi ia tak pernah keluar. Ia hanya seolah mengambang diantara lautan dan daratan. Itu...tragis dan menyakitkan. "Gue hancur, gue berantakan, Kas, saat gue tahu, saingan gue bukan perempuan lain, tapi rasa lelah lo sama hidup lo sendiri. Lo yang putus asa dan gak ingin hidup lebih lama, itu saingan terbesar gue Kas."-Kaluna. "Gue kehabisan tenaga, gue udah terlanjur hancur untuk susun lagi puing hidup gue yang berantakan. Gue, nyerah. Gue gak pernah bisa keluar dari lautan ini. Terlalu sakit, terlalu menyiksa."-Kaisan. "Bagi gue hanya ada dua pilihan, Kaisan. Gue rela, entah itu kita tenggelam bersama atau kita selamat dari lautan itu. Dengan hidup dan mati gue, kalaupun gue gak cukup mampu untuk bebasin lo dari sana, maka gue akan di samping lo. Kita sesak bersama. Tenggelam bersama."-Kaluna

More details
WpActionLinkContent Guidelines