Story cover for BACK TO 2016 by ilm123455677
BACK TO 2016
  • WpView
    Reads 625
  • WpVote
    Votes 403
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 625
  • WpVote
    Votes 403
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jan 15, 2025
2 jam... 4 jam... 6 jam...

Gadis itu terbangun. Dengan nyawa yang belum sepenuhnya terkumpul, Kayla di landa kebingungan. Ia mendapati dirinya tidak berada di tempat yang sama sebelum dirinya tertidur

Namun, keajaiban besar terjadi, di tengah kebingungannya, Kayla melihat seorang gadis yang sangat familiar. Wajahnya, senyumnya, semuanya sangat mirip dengan dirinya sendiri. 

Gadis itu adalah Kayla di masa lalu!

Pertemuan tak terduga ini membawa kayla pada petualangan melintasi waktu. Ia harus mengungkap misteri di balik perjalannya, mencari tahu mengapa dirinya di kirim ke masa lalu dan yang terpenting, bagaimana caranya ia kembali ke masanya sendiri.
All Rights Reserved
Sign up to add BACK TO 2016 to your library and receive updates
or
#1322025
Content Guidelines
You may also like
The Silent Invasion (END) by shalmhyra_
51 parts Complete
Ketika Everalda membuka mata dan menyadari dia berada di dunia fiksi ini, hatinya langsung panik. "Ini... di mana gue?" bisiknya sambil mengedarkan pandangan, bingung dengan lingkungan barunya. Suara riuh dari luar ruangan semakin membuatnya penasaran. Dia berdiri dengan hati-hati, mencoba mengenali setiap detail ruangan yang tampaknya berasal dari era yang berbeda. Saat ia melihat cermin besar di sudut ruangan, Everalda menyadari perubahan besar yang terjadi. Refleksi di cermin menunjukkan sosok wanita yang tidak dikenalnya-seorang gadis dengan rambut panjang terurai dan gaun mewah yang melorot lembut di lantai. Dia menyadari bahwa dia telah masuk ke dalam tubuh Aleia Chrystella, figuran dalam novel yang selama ini dia baca. Seketika, ingatan tentang alur cerita novel "The Glittering Crown" kembali menghampirinya. Aleia, yang hanya muncul sesekali sebagai teman sekolah Maureen Carmellia, tokoh protagonis, Aleia dikenal sebagai sosok pendukung di dalam cerita. Namun, Everalda kini memiliki kesempatan untuk merasakan langsung kehidupan yang hanya pernah dia lihat dari luar. "Nama lo... Aleia, kan?" Maverick menatapnya dengan dahi sedikit berkerut, seakan ada yang mengganggunya. "Lo kayaknya beda akhir-akhir ini, deh." Everalda merasakan darahnya berdesir cepat. "Oh, Tuhan, jangan sekarang," batinnya panik. Dengan senyum setengah terpaksa, dia mencoba menghindari tatapan Maverick. "Eh, iya... apa sih yang beda? Gue biasa aja kok." Highest Rank : #20🏅 Kehidupan dari 26,4 ribu cerita [14/09/2024] #18🏅 Fantasi dari 71,9 ribu cerita [15/09/2024] #3🏅 Romance dari 450 ribu cerita [16/09/2024] #2🏅 Novel dari 28,9 ribu cerita [16/09/2024] #12🏅 Pertemanan dari 10 ribu cerita [16/09/2024] #1🏅Fiksi Remaja dari 211 ribu cerita [17/09/2024] #4🏅Teenfiction dari 149 ribu cerita [18/09/2024] #3🏅 Pertemanan dari 10,3 ribu cerita [30/11/2024]
You may also like
Slide 1 of 7
SELENOPHILE : RED MOONBOUND cover
Within a Hundred Days (TAMAT)  cover
ANDROMEDA (END) cover
Renandra Retha cover
The Silent Invasion (END) cover
The Queen's Second Ride [ HIATUS ] cover
11.11 (Sebelas kembar) [End] cover

SELENOPHILE : RED MOONBOUND

26 parts Ongoing

#WARNING!# ##Typo berserakan!## Starla Lenora selalu merasa kosong, seperti malam tanpa bintang. Hidupnya berjalan tenang, namun hampa, hingga suatu malam, saat bulan memerah di langit keempat, ia bertemu seorang anak laki-laki misterius di tengah hutan bisu bernama Al. Sejak pertemuan itu, waktu tak lagi berjalan lurus. Ramalan kuno tentang Penjaga Waktu mengikat mereka pada takdir besar. Di mana tanda lahir berupa bulan merah dan jam di telapak tangan mereka menjadi kunci bagi waktu yang mulai retak. Tiga dentang lonceng, satu demi satu, membawa mereka menembus batas ruang dan zaman. Dalam perjalanan melintasi waktu, mereka terlempar ke masa depan, ke dunia asing yang dingin dan asing, di mana keduanya hidup dengan nama baru yaitu, Luna dan Gallen. Namun, takdir mempermainkan mereka. Starla, yang kini dikenal sebagai Luna, mengingat semuanya-masa lalu, Al, dan cinta yang tumbuh di antara reretakan waktu. Sementara Al, yang menjadi Gallen, lupa segalanya. Lupa pada Starla. Lupa bahwa mereka pernah berjanji tak akan saling melepaskan. Di tengah dunia masa depan yang tak mengenal esok hari, Luna dan Gallen harus memilih, membangunkan kembali ingatan Gallen atau membiarkan waktu menelan cinta mereka diam-diam. Sebuah kisah fantasi puitis tentang waktu, kehilangan, dan cinta yang abadi di bawah cahaya bulan yang tak pernah lelah membisikkan nama seseorang.