Story cover for RAIHAN by isniiap_
RAIHAN
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Jan 15, 2025
Jatuh cinta di masa SMA hal sederhana yang tidak terlupa, begitu kata orang - orang.
kurasa, aku juga.

Ini sepenggal ceritaku dengan Raihan, laki - laki yang ngga bisa ketebak. sama kaya cerita kita yang terjebak- 

Raihan bukan seorang ketua geng, bukan laki - laki cengengesan yang punya banyak humor lucu. 
Mungkin menurut beberapa orang, dia hanya murid biasa, 
tapi menurutku, dia adalah orang yang membuatku harus memperhatikan beberapa murid untuk memastikan diantara mereka, aku melihatnya.
All Rights Reserved
Sign up to add RAIHAN to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Rindu Senin Pagi by Rizardila
25 parts Complete
Kisah ini terinspirasi dari kisah nyata. Kisahku, perempuan bodoh yang terpaksa duduk sebangku dengan laki-laki pintar yang menyebalkan. -- Aku mencarinya di dalam tas, semua isi tas kukeluarkan dan kuletakkan di atas meja. Namun tetap tidak ada. Aku mencari di kolong meja, mencari di bawah meja dan bawah kursi. Hingga sepertinya laki-laki di sebelahku terganggu dengan keribetanku. "Ribet banget." Katanya datar sambil mengeluarkan buku dari dalam tasnya. Aku menoleh ke arahnya sebentar "Apaan, sih, lu?" Balasku kesal. Lalu lanjut lagi mencari-cari pulpenku di dalam tas. Aku ingat betul selalu meletakkan pulpenku di bagian depan tas. Namun pagi ini entah kenapa ia menghilang. "Kaya enggak ada pulpen lain aja." Ucapnya sinis. "Apaan, sih? Orang gue cuma punya satu! Lagian, lu, temennya lagi susah nyari pulpen, bukannya bantu, malah nyinyir." Balasku kesal. Ia menoleh ke arahku. "Mana ada pelajar ke sekolah cuma bawa pulpen satu?!" "Gue cuma bawa satu." Terdengar suara salah satu siswa yang duduk di bagian belakang. "Gue juga bawa pulpen satu doang." Terdengar suara siswa yang lainnya. "Denger, kan, lu? Bukan cuma gue yang bawa satu pulpen ke sekolah. Banyak! Makanya jangan samain orang-orang sama lu. Mentang-mentang rajin, teliti, rapih, dan semua alat tulisnya lengkap!" "Bawel!" Ketusnya sambil membuka buku catatannya. Ia mulai fokus dengan buku catatannya itu. "Yaudah gue pinjem pulpen lu, satu." "Gue cuma bawa satu." Jawabnya pelan. "Bintaaaang!" Teriakku. Bintang terkejut melihatku. Dan sepertinya seluruh siswa di kelas juga menoleh ke arahku. Termasuk Bu Vivi yang sedang duduk di kursi guru. Aku tertunduk malu setelah tidak sengaja membentak Bintang yang tingkahnya selalu saja seperti minta dimaki-maki.
You may also like
Slide 1 of 9
my story cover
GAMEL (NEW STORY)   cover
Rindu Senin Pagi cover
Now and Then cover
SEBULAN BERSAMA ABI cover
Dariel cover
#2 IF YOU...(RAIKAL-SEKAR) (COMPLETE) cover
Tentang Rasa (TAMAT) cover
INTUISI cover

my story

18 parts Complete

Pernah engga kalian ngrasain deket sama seseorang, udah nyaman , sayang sama dia tapi ternyata lu digantungin dengan kata cuma sebates temen. dan saat lu lagi terluka karna sikap doi yang ngegantunging lu tiba tiba ada dua cowok yang ngedeketin lu dan sama sama dateng dari masalalu lu, cowo yang pertama manis, ganteng , baik bgt sama elu dia humoris , perhatian, dan slalu ngasih lu kabar , yang paling penting dia sabar ngadepin sikap dingin lu huuuh kebayang engga si lu, tapi sayangnya dia mantan sahabat elu. dan cowo yang kedua engga kalah ganteng, dia pinter, keren , populer, tajir, dan dia cowok yang pernah lu taksir pas smp, gimana coba? dan gue lebih milih cowok yang kedua gatau deh apa yang gue pikir dan sialnya banyak hal yang engga gue arepin saat gue udah ngejalin hubungan sama dia. mau tau ceritanya simak kuy cerita gue.. ini berdasarkan kisah nyata loh.