Abu
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 15, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Dipta adalah seorang pria yang hidupnya datar dan monoton. Setiap hari ia selalu mengenakan kaus abu-abu, simbol dari kehidupannya yang sederhana dan membosankan. Ia menghindari perubahan dan merasa tak ada alasan untuk terbuka kepada orang lain. Namun, hidupnya mulai berubah ketika Tania, rekan kerjanya yang ceria dan spontan, mulai mendekatinya. Melalui serangkaian momen sederhana-pergi ke kedai ramen, berjalan-jalan di taman, dan berbincang dari hati ke hati-Tania membantu Dipta melihat dunia dengan sudut pandang baru. Meski awalnya Dipta ragu untuk keluar dari zona nyaman, kehadiran Tania perlahan mengubah warna dalam hidupnya. Cerita ini adalah perjalanan Dipta menemukan arti kebahagiaan dan keberanian untuk membuka diri. Meskipun ia tetap setia pada kaus abu-abunya, kini ia menyadari bahwa hidupnya telah dipenuhi warna, berkat Tania.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Brother's Rival is TOO OP (Tamat)
  • Another Life (Completed)
  • Ranendra dan Dunianya
  • Love Brings You Home
  • Secret Behind The Door
  • He's My Boyfriend
  • RIMBA MERUN
  • AKSARA
  • Hadir Sejenak

Aura hanya ingin menjalani kehidupan normal; lulus kuliah, kerja sesuai cita-cita, dan mengumpulkan uang demi foya-foya di hari tua. Sayang impian mulia miliknya terhalang tembok penderitaan yang diciptakan oleh kakaknya, Aksena. Cowok kurang ajar yang tidak pantas disebut sebagai abang impian itu terlalu fokus mengejar cinta monyet masa SMA, Sekar, dan menciptakan masalah bagi kehidupan ideal milik Aura. Tidak terhitung beragam berita miring terkait usaha Aksena, si pengusaha kaya jalur orang dalam alias warisan, dalam mengejar Sekar. Siapa pun tahu bahwa Sekar hanya suka Darius, si rival menyebalkan yang selalu mengalahkan Aksena dalam bermacam hal. Pada akhirnya perbuatan Aksena justru menjadi bumerang yang tidak hanya membuat dirinya miskin, melainkan menghancurkan mimpi Aura sebagai jompo bahagia di masa depan. Mereka berdua, Aura dan Aksena, tewas di tangan pemuja Sekar yang mayoritas sintingnya melebihi karakter keji dalam romansa picisan. Di detik terakhir sebelum napas Aura berhenti, ia bersumpah akan menghajar abangnya yang durhaka kepada keluarga! "..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines