DI BALIK TOPENG KODRAT

DI BALIK TOPENG KODRAT

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 16, 2025
Apa yang akan terjadi ketika "kodrat" itu dipertanyakan? Di tengah masyarakat yang menuntut perempuan untuk tunduk dan menerima takdirnya, muncul suara yang berani melawan. Suara yang kemudian menggetarkan fondasi budaya dan agama, memicu kemarahan, ketakutan, dan kekacauan. Ini bukan hanya tentang perempuan, melainkan cerita tentang sesuatu yang dianggap suci, pemberontakan terhadap aturan dan tradisi yang membelenggu, serta kepercayaan yang tak terbantahkan. Bisakah kodrat itu menyimpan sesuatu yang lebih kelam di baliknya?
All Rights Reserved
#873
konflik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Introvert Boy
  • ABERTUYAMAK
  • Jangan Jatuh Cinta Padaku (OnGoing)
  • GARIS LUKA
  • Yang Pernah Patah
  • Four Gates - Batavia
  • Encore
  • Permata Tumapel : Isi Hati Dedes
  • WISHES.

Ketika Gilang, Divin, dan Langga sedang mencoba menirukan permainan yang sering dilakukan para kaum wanita yaitu 'Thurt or Dare' Permainan sudah mereka mulai dan tongkat berhenti ke arah Gilang " Thurt or Dare " " Karena gua laki, gua milih Dare " " Oke.. lo tembak anak baru pindahan dari Bandung itu " " Lahh sih dugong " " ehh lo gila, nanti dia diamuk macan betina gimana? " " kan katanya dia laki weh, gimana berani ga lo lang? " " yaapasih lo pada? Tenang woy.. cuma gitu aja kan tantangan lo? Haha itumah kecil buat gua " ••• Menjadi rebutan diantara Kakak dan Adik? Itulah yang dialami oleh Dea gadis pindahan dari Bandung yang memiliki sifat yang lembut dan berperasaan. Dea tidak ingin menyakiti hati keduanya, tapi keadaan yang memaksanya untuk memilih?? Kakak?? ATAU Adik?? Maaf bila hadirku membuat semua berantakkan Maaf jika aku sudah terlalu mencampuri urusanmu Dan maaf karena aku telah berani-beraninya mencintaimu Lantas biarkan aku pergi bersama perasaan ini

More details
WpActionLinkContent Guidelines