Story cover for Eternal Feeling  by caramelizee_
Eternal Feeling
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado ene 16, 2025
[new story!]

Nyatanya perasaan seseorang juga bisa abadi. Kisah cinta yang cukup kompleks, dimana seorang gadis diberikan pilihan. Entah mana yang harus dipilih oleh Alana Aritzia Fritz. Siapa yang akan bersama dengan Alana? Atau justru pertanyaannya adalah, apakah Alana akan memilih salah satu dari mereka? Mereka siapa? Langsung aja baca ceritanya, dan jangan lupa untuk vote and share:))

Enjoy readers!!🫶
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir Eternal Feeling a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Dan Kamu Tidak Akan Pernah Tahu / And You'll Never Know (SUDAH TERBIT) cover
SACRIFICE cover
ALAN ✔ cover
Kue Stroberi Tahun Depan  cover
•Arta✓[OnGoing]• cover
ALANAALANKA. [ ON GOING] cover
AL [COMPLETED] cover
Behind Bullying [END] cover
DreamCatcher [ END ] cover
Berbahagialah Dengan Rumah Barumu cover

Dan Kamu Tidak Akan Pernah Tahu / And You'll Never Know (SUDAH TERBIT)

24 partes Concluida

[COMPLETED] Ini cerita tentang sebuah alasan mengapa seseorang bisa berubah, tentang rumitnya untuk bisa mengerti keadaan seseorang, tentang sulitnya membuka pintu hati seseorang, tentang susahnya memanfaatkan waktu yang kita punya... Mengetahui kisah seseorang belum berarti kita mengerti isi hatinya. Ini kisah tentang Alana, si gadis serba biru yang selalu saja terlupakan, Cerita tentang Trian yang harus memilih dua hati yang sedang Ia pegang, Tentang Diandra yang sedang menunggu waktu, dan juga tentang Adnan yang masih terbayang akan masa lalunya. Empat hati berbeda, kisah berbeda, berada dalam satu kisah yang rumit. "Bagaimanapun caramu menjelaskannya, kau tidak akan pernah bisa mengerti isi hati seseorang jika yang kau lakukan hanyalah mengintip dari jendela hatinya." -Syafa Lan-