Dua jejak, satu jalan [End]

Dua jejak, satu jalan [End]

  • WpView
    LECTURAS 167
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Partes 36
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ene 8, 2026
Meski dengan cara yang berbeda, tujuan mereka sama, mengembalikan harmoni yang tersisih, mengeratkan rantai yang telah putus, dan mendekatkan jarak di antara kita. ~~~•~~~ "Lo pikir lo sempurna banget, ya, Ron? Lo nggak tahu apa-apa soal gue, jadi jangan sok pahlawan di depan Ayah!" balas Zavir tajam. "Kalau lo nggak mau dibandingin, jangan bertingkah kayak orang nggak punya otak!" kata Aron, dengan suara yang meninggi. "Zavir cuma pengen dihargai... meskipun Zavir gak kayak Aron. Itu aja."" ~~~•~~~ "Masih berani lo selingkuh lagi, Zav?" Zavir menatap Tara dengan ekspresi bingung, berusaha mencari kata-kata yang tepat, namun tak kunjung di temukan. "Maaf." "Gue bantai lo, anjing, gue bakal buat wajah lo serusak-rusaknya," kata Tara dengan suara menggema, mengancam, sambil mendekat kearah perempuan tadi. "Gue jambak rambut lo sampe botak!" ~~~•~~~ Cover:. Gemini & Canva Penulisan: Chatgpt
Todos los derechos reservados
#188
bodoh
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bukan Cerita Kita
  • "He's mine"
  • DEAR US (SELESAI)
  • I'am Belva
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Brothers
  • Xyzie Andrean
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Cinta Putih Biru (Slow Update)

"Mampus! Baru tau rasa kan hidup sama ibu bikin lo menderita? kalau udah gitu, lo mau apa, Dar? Mau nebeng hidup bareng gue sama Papah? Kedengarannya emang jahat, tapi gue minta, lo jangan masuk ke kehidupan kita lagi. Asal lo tau, kita udah punya keluarga kecil yang bahagia." Satya berucap tajam pada adik kecilnya Darma yang juga sedang menatapnya gamang. Satya menghela napas memalingkan wajah melihat mata bulat itu memerah dan berkaca hendak menangis, satu yang pasti Satya bisa melihat kekecewaan mendalam pada sinar redup sang adik. Satya dan Darma adalah kakak beradik yang dulu sangat dekat. Namun segalanya berubah saat Darma memilih ikut sang ibu, yang kini memiliki anak dari laki-laki lain. Bagi Satya, itu adalah pengkhianatan. Sejak saat itu, hubungan mereka retak. Satya menyimpan benci, sementara Darma hanya bisa mencoba memperbaiki yang sudah rusak. Mereka memang masih bersaudara,tetapi apakah itu cukup untuk menyatukan dua hati yang terlanjur terluka?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido