Cahaya Di Ujung Penantian

Cahaya Di Ujung Penantian

  • WpView
    Reads 1,970
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 7, 2025
Aisyah, seorang wanita salehah yang hidup dalam pernikahan yang mulai kehilangan maknanya. Lima tahun menikah dengan Reza, ia semakin merasa kesepian di dalam rumah tangganya sendiri. Suaminya yang dulu penuh cinta, kini sering pulang larut tanpa kabar. Hingga suatu hari, Aisyah menemukan bukti yang mengarah pada perselingkuhan Reza dengan seorang wanita bernama Laras. Di tengah luka dan kekecewaannya, Aisyah tanpa sengaja bertemu kembali dengan Ilham pria yang dulu hampir menjadi suaminya. Kehadirannya membawa angin segar, tetapi juga mengacaukan perasaan Aisyah. Akankah Aisyah mempertahankan rumah tangganya yang penuh pengkhianatan, ataukah ia menemukan kembali cahaya di ujung penantian? Sebuah kisah penuh haru tentang cinta, kesetiaan, dan keteguhan hati dalam menghadapi ujian hidup.
All Rights Reserved
#6
kehidupanpernikahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hijrah Cinta Aisyah (Selesai)
  • WANITAKU,HUMAIRA [TAMAT]
  • Kasih Sayang Muslimah
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Andai Di Surga Ada Cinta
  • Perjodohan Dengan Ustadz Cool
  • Samudera Rasa (TAMAT, Tersedia Ebook Dan Cetak)
  • Seindah Surga Yang Dirindukan (Tamat)
  • Assalamu'alaikum, Mas Azzam !
  • DI JODOHKAN DENGAN WANITA BERCADAR (LENGKAP)

Kisah ini bercerita tentang sosok Aisyah. Gadis manis perpaduan Minang dan Sunda, beralis mata lentik, hidung mancung dan fisik yang sempurna. Tak muluk-muluk cita-citanya, ia ingin menikah. Pernikahan yang dinanti sudah benar-benar dekat, sayang takdir menginginkan lain. Ia gagal menikah tepat 3 minggu sebelum hari H. Allah menyayangi Aisyah, benar-benar sayang padanya. Allah tunjukan sifat asli calon suaminya yang sebelumnya ia anggap sempurna itu sebelum ijab sah. Aisyah kecewa, sedih dan marah. Ia menumpahkan air matanya memohon belas kasih Allah semata. Pertemuannya dengan seorang teman SD bisa dibilang adalah awal hijrahnya, meski bisa dibilang awalnya ia hijrah dengan niat yang salah, namus seiring berjalannya waktu Allah yang menuntun hatinya untuk kembali bersih. Aisyah selalu bersikap tegas terhadap laki-laki. Ia tak pernah mau hanya berduaan dengan mereka. Aisyah sadar bahwa sekuntum bunga mawar indah yang sedang merekah, setelah dipetik maka akan sangat cepat layunya. Dan setelah itu ia tak akan mungkin bisa kembali segar meski sudah disiram dengan air zam-zam sekalipun. ALLAH mengiriminya seorang lelaki baik, tanpa proses pacaran mereka akan menikah, tapi, keperawanannya tiba2 dipertanyakan. Akankah Aisyah mampu melewatkan semuanya? Silahkan dibaca, komentar membangun dari akhi wa ukhti fillah sangat dinanti

More details
WpActionLinkContent Guidelines