We Found Love

We Found Love

  • WpView
    LECTURAS 48
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ene 20, 2025
Kisah Clara dan Dimas. Bertemu bukan untuk tujuan berpisah, melainkan mencari arti dari sebuah hubungan yang dibangun. Lika liku permasalahan membuat mereka tidak mati kutu menghadapi kehidupan. Bersama dengan kekuatan yang ada mereka menjalani kehidupan rumah tangga. Suka diam-diam Clara sewaktu SMP ternyata Dimas juga melakukannya. Mereka mengetahui itu setelah acara reuni yang dilakukan. Bertunangan lalu menikah. Akankah mereka sama-sama bahagia? Memang benar, kehidupan selalu seperti roda yang berputar, seperti kemarau dan hujan, seperti madu dan garam, semuanya memiliki makna dalam kehidupan. Masing-masing kita memang punya kepentingan tapi arti pengertian dari sebuah hubungan haruslah ada. Dimas yang selalu mengerti dan paham tentang Clara, dan sebaliknya. Itu semua berusaha mereka jaga. Akankah itu saja sudah cukup?
Todos los derechos reservados
#16
independent
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tak Sejalan
  • Di Antara Harapan dan Kenyataan
  • Tak Seindah Lagu Cinta
  • Senja Terakhir : Luminous
  • INDHY & DAVE (Completed)
  • Simfoni Tangga Nada
  • Wasa-Maja
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
  • Langit dan Kenangannya
  • 224: Today, Tomorrow, Forever

Ini akhir cerita mereka: Tentang sebuah rasa yang tertanam sejak lama namun harus pupus sebelum berbunga. Karena cinta memang hanya untuk dirasakan bukan untuk dimiliki. Tentang sebuah rasa yang gamang tertanam dihati. Percaya masa lalu adalah dusta. Namun pergi meninggalkan terasa sulit. Karena cinta itu memang menguji untuk menjadi akhir yang bahagia. Tentang sebuah rasa yang disadari dengan terlambat. Ketika mengucapkan cinta, tak ada yang berbekas. Ia hanya seperti berbicara pada bayangannya sendiri. Iya, Adit memang cinta. Namun waktu terus melangkah dan tak pernah tinggal untuk sekedar diam sebentar. Tidak, Dina bukannya merebut. Ia hanya memberi kenyamanan sebatas teman yang tak pernah lebih. Jika Adit merasa sebaliknya, itu bukan salahnya. Karena hati tak pernah salah memilih rasa. Yang salah itu, pandangan lainnya. Sama seperti apa yang Fasha kira. Yang awalnya berpikir untuknya tapi ternyata tak sejalan dengan apa yang terjadi saat ini. Ketika Adit memilih untuk pergi sementara ia tetap tinggal di dalam masa lalu mereka. Dan Dina yang terjebak di antara mereka seolah harus bertanggung jawab atas semua luka yang tercipta. #SeriPertama Sekuel dari: Keluarga Adhiyaksa -Ardina Wirasatya- Anak dari: Aisha Fayola Adhiyaksa & Adnan Wirasatya -Fasha Adhiyaksa- Anak dari: Fadli Adhiyaksa & Calista Anggraina Carissa Aznii

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido